Pematang Siantar (ANTARA) - Ketekunan dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan seorang sosok perempuan pengusaha tenun ulos binaan BRI Cabang Pematang Siantar. Dialah Lasmaria Simatupang.
Melalui merek “Kevin Tenun”, Lasmaria memproduksi berbagai jenis kain tenun ulos yang dipasarkan tidak hanya di wilayah Sumatera Utara, tetapi juga menembus pasar luar daerah melalui strategi pemasaran digital.
Lasmaria memulai usaha tenun ulos bersama suami, J Damanik pada 2015 di kediaman di Jalan Bhinneka, Naga Pita, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Pematang Siantar.
Bermodal seadanya dan menyewa satu alat tenun, ia mengerjakan pesanan secara manual dengan kapasitas produksi yang masih kecil.
Titik balik terjadi pada 2018 ketika ia memperoleh pembiayaan KUR Super Mikro dari BRI sebesar Rp10 juta melalui BRI Unit Parluasan.
Modal tersebut digunakan untuk menambah bahan baku dan meningkatkan kapasitas produksi.
Seiring perkembangan usaha, Lasmaria terus "naik kelas" dalam pembiayaan. Pada 2019, ia mendapatkan KUR Mikro sebesar Rp50 juta untuk penambahan alat tenun.
Perkembangan usaha yang konsisten membuat pembiayaan kembali meningkat. Pada 2023, plafon pembiayaan menjadi Rp75 juta, dan 2025 mencapai Rp100 juta.
Tambahan modal tersebut dimanfaatkan untuk memperluas kapasitas produksi hingga kini memiliki 16 alat tenun aktif.
Tak hanya memperbesar skala usaha, Lasmaria juga membuka lapangan pekerjaan bagi 16 orang penenun di sekitarnya, sehingga memberi dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.
Dalam upaya memperluas pasar, Lasmaria menjalin kerja sama dengan salah satu konveksi di Bandung, Jawa Barat.
Produk kain Kevin Tenun kini dipasarkan lebih luas melalui jaringan mitra dan pemanfaatan media sosial.
Strategi digital marketing turut menjadi faktor penting pertumbuhan usaha, melalui platform media sosial, Kevin Tenun semakin dikenal di pasar nasional.
Lasmaria Simatupang mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan BRI sejak awal merintis usaha.
"Bagi saya, tenun ulos bukan sekadar usaha, tetapi juga warisan budaya yang harus dijaga," katanya.
Dengan dukungan pembiayaan dan perluasan pasar, ia optimistis ulos karya tangannya akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan daerah di kancah nasional.
Pemimpin Cabang BRI Pematang Siantar, Alvin Nur Muhammad menyebut, kisah Lasmaria menjadi contoh nyata bagaimana akses pembiayaan yang tepat, disertai kerja keras dan inovasi, mampu mendorong UMKM naik kelas.
Keberhasilan Lasmaria ujarnya, merupakan bukti konkret peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.
BRI, tidak hanya menyalurkan pembiayaan, tetapi juga membangun ekosistem pendampingan agar pelaku UMKM benar-benar bertumbuh.
Alvin Nur menambahkan, BRI akan terus memperluas akses pembiayaan produktif serta mendorong transformasi digital UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Pewarta: WaristoEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026