Medan (ANTARA) - Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Agama Islam Kota Gunungsitoli, Kepulauan Nias, melaksanakan penyaluran santunan program Gerakan Amal Peduli Anak Yatim (Gapay).

"Program ini bagian dari kegiatan sosial keagamaan secara berkelanjutan," ucap Koordinator Gapay Kota Gunungsitoli Kartini Zebua di KUA Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Jumat (20/2).

Dalam laporannya, Kartini menyampaikan, santunan kali ini diberikan kepada lima orang anak yatim. 

Adapun penerima manfaat berasal dari dua kecamatan, yakni Gunungsitoli Selatan, dan Gunungsitoli Idanoi.

"Program ini dilaksanakan secara terjadwal sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat binaan," papar Kartini.

Ketua Pokjaluh Kota Gunungsitoli Karimah Yanti Polem mengatakan, program Gapay telah berjalan hampir empat tahun dan menjadi program sosial berkelanjutan.

Ia menjelaskan, sumber dana program ini dari donasi aparatur sipil negara di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Gunungsitoli, serta donatur lainnya. 

"Program ini dilaksanakan secara rutin setiap bulan sebagai bentuk komitmen kepedulian sosial," ucap Karimah.

Pelaksanaan santunan pada Februari 2026 ini, lanjut dia, bertepatan dengan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, sehingga memiliki nilai spiritual tersendiri. 

"Dengan momentum Ramadan diharapkan semakin mendorong semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama," tutur Karimah.



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026