Medan (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan bersama tim SAR gabungan mengevakuasi pria yang hanyut di Sungai Kualuh Hulu Kabupaten Labuhanbatu Utara.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan korban bernama Bambang berusia 28 tahun, warga Kecamatan Kualuh Leidong Kabupaten Labuhanbatu Utara ditemukan meninggal dunia.

 

"Korban ditemukan Senin (16/2) berjarak sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian," ujar Hery Marantika dalam keterangan resmi yang diterima di Medan, Selasa.

Ia menjelaskan peristiwa nahas bermula ketika korban hendak menyeberang sungai yang tengah beraktivitas bersama teman-temannya pada Sabtu (14/2)

Saat tengah menyeberang, katanya, korban yang menyeberang sungai dengan cara berenang tidak mampu melawan derasnya arus, sehingga hanyut di sungai tersebut.

"Warga yang berada di lokasi sempat melakukan upaya pencarian secara manual, namun tidak membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan," kata dia.

Dalam operasi pencarian, kata Hery, pihaknya menurunkan satu tim rescuer dari Pos SAR Tanjung Balai Asahan yang melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet dan pemantauan di sepanjang bantaran sungai.

"Operasi SAR melibatkan juga melibatkan TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat," katanya.

 

 

Atas peristiwa nahas tersebut, pihaknya menyampaikan belasungkawa serta apresiasi atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian.

"Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak terkait," sebut dia.

Pihaknya mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap risiko di sekitar sungai, terutama saat musim hujan dan kondisi arus deras

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, selalu mengawasi aktivitas anak-anak di sekitar aliran sungai. Sungai bukan tempat bermain yang aman, terutama saat debit air meningkat dan arus cukup kuat," ujarnya.



Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026