Medan (ANTARA) - Satgas Yonzipur I/DD membangun Jembatan Bailey atau darurat di Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut), yang menghubungkan antardesa di wilayah tersebut.

"Jembatan Bailey itu menghubungkan akses dari Desa Sifalago Gomo dengan Desa Balohili Gomo di Kecamatan Boronadu," ujar Kapendam I/Bukit Barisan (BB) Kolonel Infanteri Asrul Kurniawan Harahap di Medan, Senin.

Asrul mengatakan Jembatan Bailey dengan bentangan sepanjang 33 meter itu dibangun untuk menghubungkan antardesa tersebut, karena selama ini masih terisolasi akibat keterbatasan akses penghubung.

Lebih lanjut ia mengatakan diharapkan dengan adanya Jembatan Bailey tersebut dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi logistik, serta mendukung aktivitas perekonomian dan pelayanan sosial di wilayah tersebut.

"Pada pelaksanaan kegiatan hari ini, progres pembangunan Jembatan Bailey telah mencapai 15 persen," kata Kapendam Asrul Kurniawan Harahap.

Ia mengatakan pekerjaan yang telah dilaksanakan antara lain perakitan besi di abutmen tepi dekat, perakitan bagesting di tepi dekat, serta penurunan komponen Jembatan Bailey ke lokasi pekerjaan untuk selanjutnya dirangkai.

Asrul mengatakan pembangunan Jembatan Bailey itu merupakan wujud komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pemulihan dan peningkatan infrastruktur, khususnya di wilayah terpencil.

“Kami berharap jembatan ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari serta meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026