Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution meminta agar harga tiket penerbangan Pinangsori–Pekanbaru terjangkau oleh masyarakat luas.

"Kalau bisa, jangan mahal-mahal kali tiketnya pak. Kalau mahal, ya namanya buka (rutenya, red) itu setengah-setengah,” kata Bobby kepada Direktur Produksi Wings Air Capt Fitzgerald Julian Rachman saat meresmikan rute Pinangsori–Pekanbaru di Bandar Udara FL Tobing, Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumut, Jumat (23/1).

Penerbangan Pinangsori–Pekanbaru ini, lanjut dia, merupakan salah satu rute yang strategis karena merupakan penerbangan langsung tanpa transit.

Jadwal penerbangan, Pinangsori–Pekanbaru dilayani oleh maskapai Wings Air menggunakan pesawat ATR 72-600 berkapasitas 72 kursi setiap Senin dan Jumat pukul 12.05–13.30 WIB.

Sedangkan rute Pekanbaru–Pinangsori dilayani pada pukul 10.25–11.40 WIB. Maskapai Wings Air juga berencana membuka rute baru Pinangsori–Padang dan sebaliknya.

"Meski demikian, saya juga meminta agar harga tiket penerbangan tersebut tidak memberatkan masyarakat," tutur Bobby.

Gubernur mengatakan, penerbangan ini akan memberikan manfaat bagi kedua wilayah, baik Pekanbaru di Riau maupun Tapanuli Tengah di Sumut.

Selain mendukung konektivitas, kata Bobby, rute ini juga penting dalam kondisi darurat, seperti bencana banjir dan longsor baru-baru ini di wilayah Sumatera.

"Saat bencana di sini akses ke Tapteng, Sibolga, Tapsel terputus di darat, kalang kabut kita semua. Awalnya kan dari Medan saja, sekarang akses udaranya bertambah dari Pekanbaru," kata Bobby.

"Ini pertanda baik, makin banyak akses ke sini. Saya dengar sebentar lagi ada rute Pinangsori–Padang, ini makin bagus," papar Bobby.

Direktur Produksi Wings Air Capt Fitzgerald Julian Rachman menyampaikan, rute ini memiliki manfaat besar bagi masyarakat, khususnya perekonomian, distribusi, dan pariwisata.

Menurutnya, bahwa pembukaan rute ini merupakan komitmen Wings Air menghadirkan akses udara antarwilayah yang sebelumnya belum terhubung.

"Luar biasa hubungan Medan–Sibolga dan mendapat dukungan yang luar biasa dari semua pihak," ujarnya.

"16 tahun lalu saya perdana duduk di kockpit untuk rute ini (Medan–Sibolga, reda). Sekarang sudah bertambah, dan manfaatnya nyata untuk masyarakat kita,” kata Fitzgerald.

 



Pewarta: Muhammad Said
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026