Karo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Karo memanfaatkan momentum Ramah Tamah Tahun Baru 2026 sebagai ajang konsolidasi kepemimpinan dan penguatan soliditas birokrasi. Kegiatan yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karo, Jumat (9/1/2026), menjadi penanda awal arah pemerintahan Kabupaten Karo di tahun berjalan.
Bupati Karo Antonius Ginting menegaskan pentingnya kesatuan langkah seluruh unsur pemerintahan dalam menjalankan agenda pembangunan daerah. Menurutnya, tahun 2026 menuntut kerja pemerintahan yang semakin solid, terkoordinasi, dan responsif terhadap dinamika politik serta kebutuhan masyarakat.
Ramah tamah yang dihadiri unsur legislatif, eksekutif, hingga perwakilan pusat dan TNI tersebut diawali dengan kebaktian bertema “Keluarga Allah”. Pesan spiritual ini dinilai selaras dengan semangat membangun etika politik dan tata kelola pemerintahan yang berlandaskan nilai kebersamaan, integritas, dan tanggung jawab publik.
Dalam sambutannya, Antonius Ginting memberikan penekanan pada pentingnya komunikasi politik yang sehat antar lembaga. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, serta unsur vertikal menjadi faktor penentu stabilitas pemerintahan dan kelancaran program strategis daerah.“Pemerintahan yang kuat lahir dari kerja sama dan saling percaya antar pemangku kepentingan,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Pemkab Karo juga menampilkan Kaleidoskop Tahun 2025 sebagai bentuk pertanggungjawaban politik dan administratif kepada publik. Tayangan tersebut menggambarkan capaian kinerja pemerintahan sekaligus tantangan yang akan dihadapi ke depan, menjadi pijakan dalam menyusun prioritas kebijakan 2026.
Kehadiran Ketua Komite II DPD RI Badikenita Putri Br Sitepu dan Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara Frans Dante Ginting dinilai sebagai sinyal kuat dukungan lintas level pemerintahan terhadap agenda pembangunan Kabupaten Karo. Kehadiran unsur TNI turut mempertegas komitmen menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah.
Menutup acara, Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan harapan agar momentum awal tahun ini menjadi fondasi pemerintahan yang solid, efektif, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Ramah tamah ditutup dengan silaturahmi dan ucapan selamat Tahun Baru 2026 sebagai simbol komitmen bersama melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Karo.
Jika diperlukan, saya bisa menyesuaikan angle ini menjadi lebih tajam politis, lebih netral hard news, atau lebih diplomatis untuk rilis resmi pemerintah daerah.
