Pematang Siantar (ANTARA) - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Pematangsiantar melaksanakan Program BRI Menanam bersama Brigadir Infantri (Brigif) Teritori Pembangunan/36 Harojaun Marpitu.
Pada rilis, Rabu (24/12), penanaman pohon ini dilaksanakan di Batalyon Teritorial Pembangunan di Dusun Batu 20, Nagori Marjandi Embong, Kecamatan Panombeian Pane, Kabupaten Simalungun, 21 Desember 2025.
Penanaman pohon dilakukan secara simbolis oleh Pemimpin Cabang BRI, Alvin Nur Muhammad dan Komandan Brigif Teritori Pembangunan 36/Harojaun Marpitu, Kolonel Inf Sunardi.
Program BRI Menanam merupakan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang dijalankan BRI secara berkelanjutan.
Melalui sinergi dengan TNI, program ini diarahkan untuk memperkuat fungsi ekologis lingkungan, seperti menjaga daerah resapan air, mencegah erosi tanah, serta meningkatkan ketahanan lingkungan di wilayah.
Pinca BRI Pematangsiantar, Alvin Nur Muhammad menegaskan, kolaborasi dengan TNI memberikan nilai strategis dalam memastikan keberlanjutan program pelestarian lingkungan.
Sinergi BRI dan TNI melalui Program BRI Menanam, ujarnya, merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dia pun menyampaikan harapan, kolaborasi ini mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat dan wilayah sekitar Simalungun.
Sementara, Kolonel Inf Sunardi menyampaikan, keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketahanan wilayah melalui pendekatan lingkungan.
Dikatakan, menjaga kelestarian lingkungan adalah bagian dari upaya melindungi kehidupan masyarakat dan sinergi dengan BRI ini menjadi langkah konkret dalam membangun kepedulian dan aksi nyata di lapangan.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran BRI Pematangsiantar dan prajurit Brigif Teritori Pembangunan 36/Harojaun Marpitu dan Batalyon Teritori Pembangunan 901/Suhul Gading.
Selain penanaman pohon, juga dilakukan sosialisasi literasi keuangan dan transaksi digital.
Melalui Program BRI Menanam, BRI menegaskan perannya sebagai agen pembangunan berkelanjutan yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada sinergi lintas institusi untuk menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Simalungun dan wilayah Sumatera secara umum.
