Medan (ANTARA) - Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara menggelar pasar murah di 53 titik sebagai upaya mengintervensi harga dan stok bahan pokok menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag), Citra Effendi Capah mengatakan pasar murah dilaksanakan di 53 titik yang dilaksanakan mulai 10 Desember hingga 20 Desember 2025.
"Fungsi pasar murah salah satunya untuk menekan harga bahan pokok di pasaran, dengan memberikan harga subsidi pemerintah," ujar Citra Effendi Capah di Medan, Kamis.
Citra Capah menjelaskan pasar murah yang dilaksanakan di seluruh kecamatan tersebut menyediakan delapan jenis produk seperti minyak goreng, beras medium, gula pasir, telur, tepung terigu, sirup, kacang kupas dan mentega.
Ia menjelaskan harga yang dijual di pasar murah tersebut yakni beras Rp12.500 per kilogram (kg), gula pasir Rp14.000 per kg, telur Rp1.550 per butir, tepung terigu Rp11.800 per kg, kacang kupas Rp31.300 pe.kg, minyak goreng Rp17.800 per liter mentega Rp.4.900 per bungkus dan sirup Rp18.667 per botol.
"Dengan pasar murah ini dapat membantu masyarakat untuk mendapat kebutuhan pokok dengan harga yang sudah disubsidi," kata dia
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas sebelumnya mengatakan menjaga kebutuhan dan harga kebutuhan bahan pokok menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam menyambut Natal dan Tahun Baru.
"Kami terus melakukan berbagai upaya agar masyarakat tetap mudah mendapatkan bahan pokok yang diinginkan," ujar Rico Waas.
Ia mengatakan pasar murah yang dilaksanakan di 53 titik di 21 kecamatan tersebut dapat membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan bahan pokok dengan harga terjangkau.
"Pasar murah ini komitmen Pemkot Medan untuk membantu masyarakat dalam menyambut Natal dan tahun baru. Setidaknya ini bisa meringankan biaya yang dikeluarkan masyarakat,'ujarnya.
