Padang Lawas Utara (ANTARA) - Sejumlah organisasi keagamaan dan kepemudaan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara menggelar Aksi Solidaritas Peduli Bencana melalui pelaksanaan shalat ghaib, zikir, dan doa bersama untuk para korban banjir dan longsor yang melanda berbagai wilayah di Sumatera, khususnya kawasan Tapanuli Raya seperti Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Kota Padangsidempuan, Mandailing Natal, dan Tapanuli Selatan.
Kegiatan yang berlangsung khusyuk tersebut dipusatkan di Halaman Masjid Raya Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Jumat (5/12). Ratusan jamaah dari berbagai elemen masyarakat, termasuk PD BKMT, PC Muslimat NU, dan PC PMII Paluta, turut hadir menunjukkan tingginya rasa kemanusiaan terhadap para korban bencana.
Turut hadir dalam kesempatan itu Bupati Paluta yang diwakili Kabag Kesra Ibrahisyah Nasution, Ketua DPRD Paluta Mula Rotua Siregar, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, dan pemuda.
Kabag Kesra Ibrahisyah Nasution dalam sambutannya menegaskan bahwa pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi serta bersinergi dalam upaya penanganan dan pengiriman bantuan.
“Pemerintah Daerah akan terus berupaya memberikan dukungan kepada wilayah yang terdampak. Semoga doa kita hari ini menjadi penguat bagi para korban dan semoga Allah segera mengangkat bencana ini,” ujarnya.
Ketua DPRD Paluta juga menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa berbagai daerah di Sumatera.
“Hari ini kita berkumpul bukan hanya untuk berdoa, tetapi untuk menunjukkan bahwa masyarakat Paluta selalu hadir untuk saudaranya. Musibah ini mengajarkan pentingnya kebersamaan, kepedulian, dan empati,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PD BKMT menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga langkah memperkuat ukhuwah antarumat. Selain rangkaian ibadah, panitia juga membuka posko donasi guna membantu meringankan beban para korban bencana.
Dalam keterangan yang diterima, dikatakan, aksi solidaritas ini menjadi simbol bahwa meskipun jarak memisahkan, doa dan perhatian masyarakat Paluta tetap mengalir bagi saudara-saudara yang tengah dilanda bencana di berbagai wilayah Sumatera.
