Lubuk Pakam (ANTARA) - Pemkab Deli Serdang menerima bantuan paket sembako dari Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Provinsi Sumatera Utara untuk kemudian disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir di sejumlah wilayah di Deli Serdang.
Bantuan itu berupa 1 ton beras, 200 dus mi instan, 400 kilogram gula, 400 kotak teh, dan 400 pak minyak goreng.
Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, di Lubuk Pakam, Kamis, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi karena bantuan tersebut akan meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.
Ia menyebut banjir yang terjadi pada 27 November 2025 berdampak terhadap 13 kecamatan. Jumlah warga terdampak tercatat 76.693 kepala keluarga (KK) atau 242.033 jiwa.
Sementara itu, 17 warga meninggal dunia, 66.565 unit rumah terendam, serta 4.002 hektare lahan dan sawah mengalami kerusakan.
Hingga kini, masih terdapat empat kecamatan yang tergenang akibat banjir rob. Keempat kecamatan tersebut yaitu Hamparan Perak, Labuhan Deli, Percut Sei Tuan, dan Pantai Labu.
"Sejauh ini juga Pemkab Deli Serdang masih tetap mengoperasikan posko, tenda darurat, dan dapur umum selama 24 jam," katanya.
Sebelum terjadi bencana, Pemkab Deli Serdang dan Bank Indonesia selalu melakukan pembahasan mengenai inflasi daerah. Namun banjir besar ini memberi dampak signifikan terhadap kondisi ekonomi masyarakat.
"Amanah ini akan kami salurkan sepenuhnya kepada masyarakat terdampak bencana. Semoga perhatian BMPD Sumut dapat mengurangi rasa kepedihan masyarakat,” tambahnya.
Sebelumnya, Ketua BMPD Sumut Rudy Brando Hutabarat yang hadir bersama perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI) menyampaikan musibah yang terjadi tentu meninggalkan luka dan kehilangan.
"Namun pada saat yang sama kita melihat ketangguhan masyarakat Sumatera Utara dalam menghadapi cobaan ini," ucapnya.
Bantuan yang diberikan, lanjut Rudy, mungkin tidak bisa menghapus seluruh beban. Tetapi, pihaknya berharap bisa sedikit meringankan langkah masyarakat dalam memulai kembali aktivitasnya.
"Kekuatan Sumatera Utara terletak pada gotong royong, empati, dan kebersamaan," katanya.
Selain bantuan kolektif BMPD, masing-masing bank anggota juga menyalurkan bantuan secara mandiri termasuk juga Bank Indonesia yang turut memberikan dukungan serupa.
"Apa yang kami bawa ini bukan hanya barang, tetapi wujud ketulusan dan kepedulian kami. Kami juga mengapresiasi kepemimpinan Pemkab Deli Serdang yang sigap dan hadir langsung di tengah masyarakat," katanya.
Rudy Brando Hutabarat menyampaikan harapan agar musibah yang terjadi menjadi pengingat kebersamaan.
"Tidak ada badai yang terlalu besar jika kita saling menggenggam tangan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab terima bantuan sembako dari BMPD untuk warga korban banjir
