Tapanuli Selatan (ANTARA) - Akses jalan nasional yang menghubungkan Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan menuju Kabupaten Tapanuli Utara kembali terbuka setelah terputus akibat longsor besar pada 25 November 2025. Jalur vital tersebut sebelumnya lumpuh total karena empat titik jalan amblas diterjang material tanah dan batu.
Putusnya akses selama lima hari membuat mobilitas masyarakat terganggu dan menahan sejumlah kendaraan di antara titik longsor. Kondisi ini sempat menghambat distribusi logistik, evakuasi darurat serta aktivitas ekonomi masyarakat di dua kabupaten.
Merespons situasi tersebut, PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) bersama kontraktor utamanya, Sinohydro, langsung melakukan aksi tanggap darurat. Mereka mengerahkan enam dump truck, satu excavator dan satu loader untuk membersihkan material longsor sekaligus memperbaiki struktur jalan yang rusak.
Pekerjaan dilakukan intensif selama tiga hari dengan metode rekonstruksi cepat. Lebih dari 1.000 meter kubik batu digunakan untuk menstabilkan badan jalan di empat titik yang amblas, memastikan jalur dapat kembali dilalui dengan aman dalam jangka panjang.
Selama proses pemulihan jalan, tim NSHE dan Sinohydro berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, pihak kepolisian, camat serta kepala desa setempat. Koordinasi ini memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan efektif dan aman bagi masyarakat.
Akses menuju Tapanuli Utara akhirnya kembali terbuka pada 30 November 2025. Puluhan kendaraan yang terjebak hampir lima hari dapat melanjutkan perjalanan, sementara distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat kembali normal.
Respons cepat tersebut mendapat apresiasi warga yang selama proses penanganan turut memberikan dukungan. Masyarakat menilai langkah NSHE dan Sinohydro membantu mempercepat pemulihan jalur yang menjadi nadi transportasi dua kabupaten.
Manajer Sosial dan Komunikasi NSHE, Arie Dedy, dalam keterngan yang diterima, ANTARA, Senin, mengatakan bahwa penanganan cepat ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan. “Kami memahami betapa krusialnya akses ini bagi masyarakat, dan kami bangga dapat memulihkannya dalam waktu singkat,” ujarnya.
Komitmen NSHE dan Sinohydro dalam penanganan bencana ini menunjukkan nilai kepedulian dan kemitraan yang selama ini menjadi prinsip operasional PLTA Batangtoru. Selain berfokus pada pembangunan energi terbarukan, perusahaan juga menegaskan perannya dalam mendukung keselamatan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Pewarta: Kodir PohanEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.