Medan (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara bersinergisi dengan pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan listrik di wilayah terdampak bencana.
Selain itu, juga dengan pijak BPBD, TNI/Polri, aparat kecamatan/desa, serta relawan dan masyarakat setempat.
"Kolaborasi ini penting untuk membuka akses jalan, membersihkan area terdampak, dan mengamankan lokasi pemulihan," ujar Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara Surya Sahputra Sitepu di Medan, Sabtu.
Surya mengatakan pihaknya berterima kasih atas dukungan seluruh unsur di lokasi terdampak bencana tersebut.
Menurut dia, pemulihan ini bukan hanya soal teknis kelistrikan, tetapi upaya bersama agar masyarakat dapat kembali menikmati listrik dengan aman dan andal.
Cuaca ekstrem yang melanda Sumatera Utara berdampak pada infrastruktur kelistrikan, termasuk 9 Gardu Induk (GI) yang terdampak: GI Denai, Labuhan, Labuhan Angin, Lamhotma, Mabar, Paya Pasir, Payageli, Martabe, dan Sibolga.
"Selain itu, banyak tiang listrik yang roboh atau miring akibat banjir serta 2 menara jaringan tegangan tinggi yang ikut terdampak longsor, sehingga memerlukan penanganan lanjutan pada struktur dan jalur kabel untuk mempercepat pemulihan layanan," kata Surya.
