Tapanuli Utara (ANTARA) - Kasi Humas Polres Taput Aiptu Walpon Baringbing mengungkapkan, jumlah orang hilang bertambah menjadi 29 orang dari data sebelumnya 17 orang dalam peristiwa bencana alam tanah longsor di wilayah Kabupaten Tapanuli Utara.
"Jumlah orang hilang di Kecamatan Adiankoting sebanyak 17 orang, dan di Kecamatan Parmonangan dilaporkan sebanyak 12 orang hilang," terang Aiptu Walpon kepada ANTARA, Kamis (27/11).
Selain korban menghilang, dua korban meninggal dunia di Desa Sibalanga akibat tertimbun longsoran tanah.
Data tersebut dirilis pada pukul 11.40 WIB hari ini, dengan jumlah 12 korban hilang dari Kecamatan Parmonangan, yakni 5 orang karyawan PT Tamaris dan 7 orang warga yang dilaporkan hilang.
Hingga saat ini, upaya evakuasi para korban tetap dilakukan meski akses melalui darat masih cukup beresiko untuk ditempuh.
