Medan (ANTARA) - Bagi banyak mahasiswa, perkuliahan tidak hanya tentang menghadiri kelas dan mengerjakan tugas, tetapi juga mencari keseimbangan antara akademik, penelitian, aktivitas sosial, dan pengalaman global.
Hal inilah yang dilakukan Helen alumni Fakultas Farmasi USU yang awalnya introvert dan lebih suka belajar sendiri. Namun, ia menyadari bahwa perkembangan diri muncul ketika seseorang berani mencoba hal baru.
“Awalnya aku ikut lomba dan volunteer karena ingin menambah pengalaman dan mengisi CV. Tapi lama-lama aku sadar, semua kegiatan itu justru membuat saya belajar banyak hal baru, tentang kerja sama, kepemimpinan, komunikasi, dan kepekaan sosial,” ungkapnya.
Di tengah tuntutan kuliah farmasi yang padat, Helen tetap mempertahankan prestasi akademik sekaligus aktif meneliti. Ia terlibat dalam riset farmasi klinis dan bahan alam, mempresentasikan hasilnya di konferensi ilmiah, hingga mempublikasikan beberapa di jurnal terindeks Scopus.
Selain akademik, Helen aktif sebagai volunteer dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, termasuk edukasi kesehatan dan penyuluhan penggunaan obat rasional di daerah pinggiran.
Pengalaman internasional dimulai ketika ia lolos program pertukaran pelajar ke Korea Selatan selama tiga bulan. Ia harus beradaptasi dengan budaya baru, gaya belajar berbeda, dan komunikasi dalam bahasa Inggris.
“Program exchange itu benar-benar membuka pikiranku. Aku belajar banyak hal, mulai dari disiplin waktu, cara berpikir ilmiah yang sistematis, sampai pentingnya membangun jejaring internasional,” ceritanya.
Meski sempat kewalahan, ia belajar mengandalkan manajemen waktu, prioritas, dan konsistensi. Ia menekankan bahwa prestasi bukan berarti harus sempurna, tetapi konsisten pada tujuan.
“Aku pernah gagal beberapa kali, tetapi dari situ aku belajar untuk tidak berhenti mencoba,” tambahnya.
Perjalanan Helen membuktikan bahwa kesuksesan datang dari keberanian melangkah dan kemauan untuk terus berkembang.
***Penulis adalah Ghina Raudhatul Jannah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
