Pematang Siantar (ANTARA) - Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat komitmen dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendorong terciptanya inklusi keuangan di wilayah Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.
Pemimpin Cabang BRI Pematang Siantar, Alvin Nur Muhammad, Jumat (14/11), menyampaikan, BRI melalui agen BRIlink dan BRImo terus mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat.
"Agen BRIlink merupakan instrumen BRI dalam menyediakan layanan keuangan yang aman, mudah, dan terjangkau. Kehadiran mereka turut mempercepat peningkatan inklusi dan literasi keuangan masyarakat," ujar Alvin.
Pernyataan tersebut disampaikan saat kegiatan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2025 di Pantai Bebas, Parapat, Kabupaten Simalungun.
Acara ini digelar oleh OJK bekerja sama dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Pematang Siantar serta Pemerintah Kabupaten Simalungun.
Sampai dengan Oktober 2025, BRI Pematangsiantar memiliki lebih dari 4.200 agen BRIlink yang aktif melayani masyarakat di kedua daerah tersebut dan terus mendorong penambahan agen BRIlink.
Selain memperluas jumlah agen dan layanan BRIlink, BRI Cabang Pematang Siantar juga terus mendorong digitalisasi transaksi bagi pelaku UMKM melalui penggunaan QRIS dan aplikasi BRI Merchant.
Hingga Oktober 2025, BRI Pematang Siantar tercatat telah memasang lebih dari 6.000 QRIS merchant di wilayah Siantar dan Simalungun.
Inklusi keuangan menjadi fondasi penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Akses terhadap layanan keuangan yang memadai membantu masyarakat: mengelola keuangan secara lebih optimal, membangun dan memperluas usaha, meningkatkan stabilitas ekonomi keluarga, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
