Madina (ANTARA) - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution berharap pemerintah pusat dapat mengucurkan lebih banyak bantuan anggaran ke Kabupaten Madina demi mempercepat terwujudnya Asta Cita Presiden Prabowo Subianto di daerah.
Harapan itu disampaikan Wabup Atika saat menghadiri kunjungan kerja Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Rabu (12/11). Kegiatan tersebut juga dihadiri para kepala dan wakil kepala daerah se-Sumatera Utara.
“Mudah-mudahan bantuan dari pemerintah pusat banyak sampai ke Mandailing Natal, sehingga Asta Cita Presiden Prabowo betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Madina,” ujar Atika.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran dan penyesuaian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun depan, Atika menekankan pentingnya penyederhanaan birokrasi agar daerah lebih mudah mengakses bantuan dari kementerian dan lembaga pusat.
“Kami berharap ada simplifikasi birokrasi, sehingga Banpres dan program lain dari pemerintah pusat bisa lebih cepat dirasakan oleh masyarakat,” terangnya.
Lebih lanjut, Wabup Atika menyebut Pemkab Madina memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), tanpa membedakan sumber pendanaannya apakah dari pusat, provinsi, atau APBD kabupaten.
“Yang penting pembangunan tetap berjalan di Mandailing Natal tanpa melihat siapa yang mengelolanya,” tegasnya.
Terkait Dana Bagi Hasil (DBH), Atika menyampaikan bahwa alokasi untuk tahun 2026 akan menurun dibanding tahun ini. Ia berharap hal itu dapat menjadi perhatian Banggar DPR RI agar Kementerian Keuangan dapat meninjau ulang besaran DBH untuk tahun 2027.
“Kami mohon Kementerian Keuangan dapat mempertimbangkan kembali peningkatan angka DBH, karena anggaran ini sangat berperan dalam pembangunan daerah,” tutup Atika.
Untuk diketahui, Badan Anggaran DPR RI akan berada di Sumatera Utara selama tiga hari, 12–14 November 2025, dalam rangka meninjau pelaksanaan program pembangunan serta menampung aspirasi pemerintah daerah.
