Medan (ANTARA) - Kepala Sekolah SMK Muhammadiyah 9 Medan Fadhli Hazmi Arifin mengapresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian PLN terhadap peningkatan kompetensi guru SMK di bidang kendaraan listrik.
Ia mengatakan hasil pelatihan itu akan langsung diimplementasikan di sekolah, baik dalam bentuk teori maupun praktik bagi siswa.
“Ke depan, kami akan mengintegrasikan materi ini dalam pembelajaran, agar siswa tidak hanya memahami teori kelistrikan otomotif, tetapi juga mampu mempraktikkan konversi motor listrik secara langsung,” ujar Fadhli
PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menyokong guru sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Medan, guna menjadi pelopor konversi motor listrik.
"Sebanyak 20 guru dari 10 SMK di Medan yang mengikuti pelatihan dan workshop konversi motor listrik," ujar General Manager PLN UID Sumatera Utara Mundhakir.
Mundhakir mengatakan para guru tersebut mengikuti kegiatan selama empat hari, terhitung dari 10-13 November 2025.
Lebih lanjut, peserta mendapatkan pembelajaran teori dan praktik langsung bersama PT Braja Elektrik Motor yang telah memiliki sertifikat nasional di bidang kelistrikan otomotif.
