Karo (ANTARA) - Keluarga besar PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kabanjahe memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 dengan penuh khidmat pada Senin (10/11/2025). Upacara berlangsung di halaman kantor cabang. Piimpinan Cabang PNM Kabanjahe, Daniel Silitonga sekaligus membacakan amanat dari Sekretariat Perusahaan PNM.
Dalam amanat tersebut, Daniel mengajak seluruh insan perusahaan untuk menjadikan momentum Hari Pahlawan sebagai refleksi atas perjuangan para pendahulu bangsa yang rela berkorban demi kemerdekaan dan kemajuan Indonesia.
“Hari ini kita memperingati Hari Pahlawan, sebuah momen untuk mengenang jasa mereka yang berani berkorban demi kemerdekaan bangsa. Semangat itu harus kita lanjutkan, bukan hanya dengan mengenang, tetapi dengan berani melangkah, bermimpi, dan berbuat nyata,” demikian kutipan amanat yang dibacakan Daniel Silitonga.
Tahun ini, peringatan Hari Pahlawan PNM mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.” Tema ini menegaskan bahwa nilai-nilai kepahlawanan tidak hanya diwujudkan di medan perang, tetapi juga dalam perjuangan sehari-hari untuk memberi manfaat dan kebaikan bagi sesama.
Daniel menegaskan bahwa semangat perjuangan para pahlawan kini diteruskan oleh insan PNM melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, terutama perempuan dan pelaku usaha ultra mikro.
“Kita mungkin tidak mengangkat senjata, tapi setiap hari insan PNM berjuang di medan kehidupan — membuka akses permodalan, melatih, dan mendampingi pelaku usaha agar mandiri dan sejahtera,” ujarnya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan apresiasi kepada lebih dari 16 juta ibu-ibu ultra mikro binaan PNM di seluruh Indonesia yang dinilai sebagai pahlawan masa kini. Mereka berjuang demi keluarga, pendidikan anak-anak, dan kehidupan yang lebih baik melalui usaha kecil yang mereka jalankan.
“Mereka membuktikan bahwa pahlawan masa kini bisa lahir dari pasar, dari rumah kecil di pelosok, atau dari usaha mikro yang tumbuh berkat keberanian dan kerja keras,” lanjutnya.
Di akhir upacara, seluruh peserta mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa. Daniel mengajak seluruh karyawan untuk terus meneladani semangat juang para pahlawan dengan bekerja sepenuh hati, berintegritas, dan melayani masyarakat dengan empati.
“Semoga semangat perjuangan terus hidup di dalam diri kita semua untuk tumbuh bersama, peduli sesama, dan menginspirasi lebih banyak orang,” tutup Daniel Silitonga.
