Medan (ANTARA) - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas mengharapkan Kejuaraan Tapak Suci ke-IV Pimda 018 Kota Medan menjadi ajang melahirkan atlet prestasi yang mampu membanggakan daerah maupun negara.
"Kita harapkan Kejuaraan Tapa Suci ini dapat melahirkan atlet prestasi sejak usai dini," ujar Rico usai meninjau kejuaraan tersebut di Medan, Minggu.
Rico Waas mengatakan kejuaraan yang diikuti atlet dari sejumlah daerah ini menjadi momentum untuk menjaring bibit atlet berprestasi.
Kejuaraan tersebut, kata dia, juga menjadi momentum bagi para atlet untuk menunjukkan keahliannya serta menambah pengalaman di salah satu cabang olahraga bela diri itu
"Dari semangat dan keseriusan para peserta ini pasti akan berbalik menjadi prestasi tidak hanya di pembelajaran sekolah tetapi di tapak suci," kata dia.
Oleh karena itu, Ia meminta agar para atlet memberikan penampilan terbaik masing-masing selama mengikuti kejuaraan tersebut.
"Selamat bertanding untuk anak-anak, jangan pikirkan menang kalahnya tapi yang penting tetap sportif. Kejuaraan ini bagus untuk melatih kemampuan, mudah-mudahan meraih prestasi," kata dia.
Rico Waas menegaskan bahwa pemerintah yang dipimpinnya berkomitmen mendukung segala pembinaan generasi muda termasuk di dunia olahraga.
Ia berharap pembinaan tersebut dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang membanggakan daerah maupun negara
"Atas nama Pemkot Medan, kami mengapresiasi kejuaraan mudah-mudahan ini bisa mencetak atlet-atlet baru yang berprestasi, tidak hanya kota Medan tapi bisa nasional bahkan internasional," ujarnya.
Ketua Panitia Kejurda Tapak Suci ke-IV, Pimda 018 Kota Medan Gunawan Wibik Sana mengatakan bahwa kejuaraan ini diikuti 703 atlet dari berbagai daerah yang dilaksanakan 8-9 November 2025.
"Tahun ini diikuti dari Kota Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun, Perdagangan), Serbelawan, hingga Singkil," ujarnya.
