Tanjung Balai (ANTARA) - Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyebutkan sebanyak 17.681 warga di daerah setempat tercatat sebagai Penerima Bantuan Pangan (PBP) dari pemerintah yakni Badan Pangan Nasional (Bapanas), berupa beras dan minyak goreng untuk periode bulan Oktober dan November 2025.
Hal itu terungkap dalam rapat bimbingan teknis penyaluran PBP bersama Perum Bulog dan Dinas Sosial Pemkot Tanjungbalai, yang dipimpin Wali Kota, Mahyaruddin Salim, dan dihadiri Wakilnya, Fadly Abdina, Kadis Sosial, Susanto, serta Asisten Ekbangsos, Tajul Akbar Ritonga, Selasa (4/11/2025) sore.
Mahyaruddin Salim mengatakan, bimbingan teknis penyaluran bantuan pangan digelar untuk memperkuat kapasitas daerah dalam penyaluran PBP sekaligus menjaga ketahanan pangan berkelanjutan, sesuai Asta Cita Peresiden RI, Prabowo Subianto.
Ia melanjutkan, tujuan program bantuan pangan untuk meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat agar ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
"Saya ingin penyaluran bantuan pangan kepada penerima manfaat warga Kota Tanjungbalai ini nanti berjalan lancar. Dinas terkait dan para Lurah harus cermat memperhatikan hal-hal yang dapat mengganggu, terutama potensi masalah dalam penyaluran PBP tersebut," kata Mahyaruddin.
Wali Kota juga menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar penting dalam pembangunan daerah yang selaras dengan visi Nasional untuk mewujudkan Indonesia maju, berdaulat, dan berkelanjutan.
Kepala Dinas Sosial, Susanto menjelaskan, pada tahap penyaluran bantuan pangan sebelumnya, jumlah beras yang akan disalurkan kepada penerima manfaat berupa 10 kilogram per PBP per alokasi, yang membedakan penyaluran periode Oktober dan November adanya tambahan 2 (dua) liter minyak goreng per PBP per alokasi.
"Dengan demikian, untuk penyaluran periode Oktober dan November 2025, setiap PBP akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng," kata Susanto.
Susanto menambahkan, berdasarkan sumber Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), untuk Kota Tanjungbalai pada periode kali ini tercatat sebanyak 17.681 penerima manfaat PBP.
"Penyaluran bantuan ini akan dimulai pada pertengahan Nopember 2025. Untuk kelancaran dan bantuan tepat sasaran sesuai data DTSEN, Bapanas meminta Dinas Sosial, Dinas Pangan dan Pertanian, serta para Lurah ikut memantau serta mengawasi," kata Susanto.
