Madina (ANTARA) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mandailing Natal memberikan pelatihan jurnalistik kepada anggota Pramuka dalam kegiatan Jamboree On The Air – Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI) 2025 yang digelar di Lapangan Kantor Bupati Lama, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Sabtu (18/10).
Pelatihan jurnalistik tersebut disampaikan oleh Edy Djunaedy, ST, M Si, mewakili Ketua PWI Madina. Kegiatan ini diikuti oleh 64 peserta dari 32 sekolah/gugus depan (Gudep) tingkat SMP dan SMA/sederajat.
Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar penulisan berita yang baik dan benar, serta pemahaman tentang Kode Etik Jurnalistik. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi pelatihan yang juga membahas bahaya informasi hoaks di era digital.
"Bahaya informasi saat ini adalah hoaks yang diedit oleh AI, baik dalam bentuk foto maupun lainnya. Kita harus waspada dan selalu saring sebelum sharing,” tegas Edy.
Tak hanya soal jurnalistik, Edy juga mengingatkan peserta untuk menjauhi praktik judi online, narkoba, dan perilaku negatif lainnya.
"Kepada adik-adik semua, jangan sampai terlibat dalam perilaku buruk yang dipengaruhi lingkungan. Lebih baik mengalah dan menjauhi lingkungan tersebut daripada tersesat,” pesannya.
Salah satu peserta, Alpha dari SMAN 2 Plus Panyabungan, mengaku senang bisa mendapatkan wawasan baru melalui pelatihan tersebut.
"Materi ini memberikan pemahaman bahwa membuat berita itu tidak bisa sesuai keinginan pribadi. Informasi harus didasarkan pada data dan fakta, serta wajib dilakukan konfirmasi agar tidak merugikan pihak lain,” ungkapnya.
Sementara itu, Ferdiansyah Siregar selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan apresiasi kepada PWI Madina atas partisipasinya.
"Kami berterima kasih kepada PWI Madina. Melalui pelatihan ini, anggota Pramuka bisa memahami cara menyampaikan informasi yang baik kepada publik, serta mampu memilah informasi yang benar,” ujarnya.
