Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan bedah 400 rumah tidak layak huni dengan menganggarkan dana Rp12 miliar tahun ini.
"Tergantung desainnya. Kalau misalnya Rp30 juta per unit yang kita bangun adalah Tipe 36," ujar Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Sumut Hasmirizal Lubis usai temu pers di Kantor Gubernur Sumut, Senin.
Menurutnya, Tipe 36 yang akan dibangun Pemprov Sumut nantinya akan didesain bersama pemilik rumah dan tenaga fasilitator.
Pihaknya berencana bedah 400 rumah tidak layak huni di 12 kabupaten/kota se-Sumut tahun ini.
"Yakni di Simalungun, Batu Bara, Labuhanbatu Utara, Humbang Hasundutan, Pematang Siantar, Samosir, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Padangsidempuan, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Nias Utara," ucapnya.
Program bedah rumah ini, lanjut dia, untuk mengurangi sekitar 5.000 lebih rumah tidak layah huni di provinsi itu. "Pada 2029 kita harapkan selesai, tetapi tergantung dengan kemampuan fiskal kita tentunya," ungkap Hasmirizal.
Pemprov Sumut berharap program bedah rumah ini secepatnya dilakukan guna mengentaskan masalah pemukiman kumuh, terutama di kota-kota besar.
"Anggaran Rp30 juta per rumah ini, tapi kami juga mengedepankan swakelola. Jadi ada tambahan dana dari masyarakat bila memang mendapat spek tertentu," tutur Hasmirizal.
Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menganggarkan dana sebesar Rp30 miliar untuk melakukan renovasi 1.992 rumah tidak layak huni di wilayah Sumatera Utara.
"Renovasi bagi masyarakat di Sumut yang rumahnya belum layak huni," ujar Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Azis Andriansyah usai sosialisasi Peraturan Menteri (Permen) PKP Nomor 9/2025 dan Permen PKP Nomor 10/2025 di Kantor Gubernur Sumut pada Selasa (16/9).
Bukan hanya pemerintah pusat saja memperhatikan rumah tidak layak huni, lanjut dia, tetapi pemprov juga mengalokasikan anggaran untuk bedah rumah.
Azis mengatakan sebanyak 1.992 rumah tersebut berada pada 14 kabupaten/kota di wilayah Sumut sedang tahap verifikasi lapangan.
Adapun 14 kabupaten/kota di Sumut yakni Medan, Tebing Tinggi, Padangsidimpuan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Asahan, Simalungun, Langkat, Toba, Samosir, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Pakpak Bharat, dan Tapanuli Selatan.
"Saat ini sedang proses verifikasi ya, titik-titiknya sudah ada. Tentu ini memang masih belum semuanya ya. Sudah cukup banyak, tapi belum semuanya menutupi kebutuhan di Sumatera Utara," kata Azis.
Pewarta: Muhammad SaidEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.