Sergai (ANTARA) - Temuan kerangka manusia dalam pohon aren masih misteri. Polres Serdang Bedagai masih menunggu hasil tes DNA untuk mengungkap identitas korban.

Kepada Antara Senin (15/9/2025) kasat Reskrim Polres Serdang Bedagai Iptu B Situngkir mengatakan belum mengungkap identitas korban tewas tinggal kerangka di dalam pohon aren. Ia masih menunggu hasil tes DNA yang tidak ingin berspekulasi.

" Masih menunggu hasil dari DNA untuk dugaan identitas kita tidak bisa berspekulasi" papar B Situngkir.

Disinggung perkembangan lanjut, Kasat mengatakan telah memeriksa 8 orang saksi baik dari warga sekitar juga kepala dusun setempat. Kabar yang mengatakan korban merupakan warga setempat yang hilang sejak tahun 2023 lalu juga masih perlu dilakukan pendalaman.

" Polres Serdang Bedagai juga meminta bantuan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sumatera Utara untuk kembali melakukan cek TKP yang langsung dipimpin Kompol Rafles Tampubolon, dari TKP pohon aren juga sudah dibawa sebagai barang bukti" papar Kasat B Situngkir.

Kerangka manusia diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam pohon aren di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Kec Seirampah, Sergai, Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 15:00 WIB oleh Rian (17) warga setempat.

Saat itu Amelia (55) seorang ibu rumah tangga masih warga setempat mengaku kehilangan anaknya bernama Muhammad Yuda Prawira (23) yang hilang sejak tahun 2023 lalu. Namun Amelia tidak bisa memastikan kerangka manusia tersebut merupakan anaknya.



Pewarta: Darmawan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026