Tapanuli Utara (ANTARA) - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Tarutung mengikuti kegiatan pengarahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, yang digelar secara virtual melalui aplikasi zoom meeting.
"Arahan yang telah disampaikan tentu akan kita tindak lanjuti sebagai komitmen untuk terus memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta menyukseskan program-program prioritas dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan," ujar Kepala Rutan Tarutung, Evan Yudha Putra Sembiring, Jumat (29/8).
Komitmen akan poin arahan tersebut juga diamini Kasubsi Pengelolaan, Mian HR Simarmata, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, James Bond Naibaho, Kasubsi Pelayanan Tahanan, Jonias B Pakpahan, beserta jajaran pegawai Rutan Kelas IIB Tarutung, yang turut mengikuti agenda dimaksud.
Dalam arahannya, Dirjenpas menekankan pentingnya peran Lapas dan Rutan dalam menciptakan pembinaan yang berdampak nyata, tidak hanya bagi warga binaan tetapi juga untuk masyarakat sekitar. Dalam hal ini pada tanggal 9 September 2025 seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dibawah kepemimpinan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Bapak Agus Andrianto akan melaksanakan penanaman pohon kelapa serentak dari tingkat pusat hingga unit pelaksana teknis. Dirjenpas menghimbau untuk seluruh jajaran menjalin koordinasi kepada berbagai pihak terkait lokasi penanaman pohon kelapa agar output yang didapatkan maksimal.
Terkait pengamanan dan ketertiban, Dirjenpas menegaskan kepada seluruh jajaran agar tidak ada yang main-main. Dirjenpas menegaskan agar bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur.
"Jika terjadi gangguan Kamtib, segera koordinasikan langsung kepada Aparat Penegak Hukum setempat untuk membantu menangani kerusuhan maupun ketidakstabilan pada area lapas maupun rutan," sebut Mashudi.
Tak hanya itu, Dirjenpas juga menyoroti pentingnya koperasi Inkopasindo sebagai wadah kesejahteraan bersama yang mendukung kegiatan warga binaan.
Dia meminta agar setiap UPT mengembangkan produk unggulan yang sudah matang, bukan lagi dalam tahap uji coba, sebagai bentuk keseriusan dalam pembinaan kemandirian.
"Apa yang kita lakukan dengan ikhlas, hasilnya pasti akan kembali kepada diri kita sendiri," tukas Mashudi.
Pewarta: Rinto AritonangEditor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026