Medan (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan (Basarnas) bersama tim SAR gabungan mengevakuasi dua korban yang hanyut di Sungai Belumai di Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan kedua korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi berbeda.
"Setelah memperluas area pencarian, kedua korban yang bernama Suparman (70) dan Andra Sanjaya (10) berhasil ditemukan di lokasi yang berbeda pada Senin (11/8)," ujar Herry Marantika dalam keterangan resmi diterima di Medan, Selasa.
Dia menjelaskan tim gabungan berhasil menemukan jasad Suparman berjarak sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal kejadian pada 10.45 WIB dan Andra Sanjaya pada 13.15 WIB berjarak 1,5 kilometer.
"Pencarian dilakukan dengan metode penyisiran permukaan sungai menggunakan perahu karet hingga radius lima kilometer," kata dia.
Dia mengatakan operasi pencarian dilakukan dengan membagi tim menjadi beberapa sektor yang dilengkapi sejumlah peralatan yang dibutuhkan.
Area jeram dan pusaran air, kata dia, menjadi prioritas tim gabungan karena berpotensi menjadi titik dua korban tersangkut.
"Pencarian darat di sepanjang bantaran sungai, serta penyelaman di titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban tersangkut," kata dia.
Berdasarkan laporan yang diterima, peristiwa nahas itu bermula ketika Suparman hendak menolong Andra Sanjaya yang terjatuh di sungai tersebut
Kejadian tersebut, berdasarkan keterangan saksi bermula saat Syifa (12) dan adiknya Andra Sanjaya sedang mencari bambu di pinggir Sungai Belumai.
Saat Andra hendak mencuci kaki di pinggir sungai tergelincir dan jatuh ke sungai yang membuat Suparman dan Syifa yang berada di lokasi langsung berusaha menolong Andra.
Namun nahas, kata dia, Suparman yang hendak menolong hanyut terseret arus sungai bersama Andra.
"Syifa yang berusaha menolong kedua korban dan berteriak minta tolong mengundang warga sekitar dan langsung berusaha melakukan pencarian, namun nahas kedua korban langsung hilang terseret arus sungai yang pada saat kejadian debit air sungai sedang meluap," sebut dia.
Dia mengatakan informasi kejadian kemudian diteruskan ke BPBD Deli Serdang dan selanjutnya dilaporkan ke Kantor SAR Medan untuk melakukan operasi pencarian.
"Setelah proses identifikasi, kedua korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Operasi SAR resmi kami tutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan,"ujarnya.
