Padang Lawas Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) meraih penghargaan Kabuapaten Layak Anak (KLA) Tingkat Pratama tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia.

Penganugerahan KLA digelar secara virtual di Aula Kantor Bupati, Jumat (8/8) malam, dan diikuti Bupati Paluta, Reski Basyah Harahap yang diwakili Kepala Dinas P3AP2KB Hasbullah Harahap, serta sejumlah pimpinan OPD terkait, seperti Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

"Meskipun sistem penilaian tahun ini lebih ketat, kita berhasil meraih KLA kategori Pratama. Ini sebuah capaian yang patut dibanggakan," ujar Hasbullah Harahap saat mewakili Bupati dalam acara tersebut.

Hasbullah menjelaskan, penghargaan ini diberikan kepada 360 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil memenuhi indikator penilaian KLA. Terdapat 24 indikator yang terbagi dalam lima klaster, mulai dari hak sipil hingga perlindungan khusus anak.

Ia menambahkan, Kabupaten Paluta terus menunjukkan kemajuan dalam pemenuhan hak-hak anak, baik dari aspek kebijakan, infrastruktur ramah anak, maupun keterlibatan lintas sektor. “Mudah-mudahan tahun depan kita bisa naik ke kategori Madya,” harapnya.

KLA sendiri merupakan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak secara menyeluruh dan berkelanjutan. Dinas P3AP2KB bersama Gugus Tugas KLA Paluta disebut telah aktif menghimpun data serta melakukan pendampingan dalam mendukung pemenuhan hak anak.

“Pemerintah Kabupaten Paluta terus berupaya melindungi anak dari kekerasan, penelantaran, dan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan layak,” tambah Hasbullah.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gugus Tugas KLA Kabupaten Paluta, yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pemenuhan indikator KLA.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih optimal dalam mewujudkan Kabupaten Padang Lawas Utara sebagai daerah yang benar-benar layak anak,” pungkasnya.



Pewarta: Kodir Pohan
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026