Medan (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) yakin penyaluran bantuan cadangan pangan pemerintah berupa beras di Kabupaten Nias Barat dan Kabupaten Nias Selatan tepat waktu sampai pertengahan Agustus 2025.

"Kami yakin penyaluran di kedua kabupaten itu tepat waktu yang telah dijadwalkan, karena saat ini sebagian daerah masih dilakukan sosialisasi kepada keluarga penerima manfaat," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto di Medan, Rabu (6/8).

Budi melanjutkan sosialisasi yang dilakukan pemerintah setempat itu, agar bantuan pangan itu dapat diketahui oleh pihak keluarga penerima manfaat di wilayah tersebut.

Selain itu, ia mengatakan keluarga penerima bantuan pangan itu dapat mengetahui tata cara untuk mendapatkan beras 20 kilogram dalam periode Juni-Juli 2025.

"Sosialisasi itu tidak membutuhkan waktu lama, karena data penerima manfaat telah ditetapkan oleh pemerintah pusat, tinggal daerah yang meneruskan," ucapnya.

Budi yakin penyaluran bantuan pangan itu dalam pekan ini sudah terealisasi, karena beras sudah ada setiap daerah tersebut.

"Apalagi, penerima manfaat di wilayah itu tidak banyak. Untuk Nias Barat disalurkan 238 ton atau 12.200 penerima manfaat, dan 242 ton beras untuk penerima manfaat di Nias Selatan," ucap dia.

Ia menambah saat ini Bulog Sumut telah menyalurkan beras program bantuan pangan sebanyak 11.150 ton atau 67 persen dari target 16.655 ton beras.

Budi mengatakan adanya kerja sama dengan pemerintah desa atau kelurahan, diharapkan penyaluran bantuan pangan tersebut dapat selesai tepat waktu.

Perum Bulog sebelumnya memastikan kesiapan dalam menyalurkan bantuan pangan beras kepada 18,27 juta penerima bantuan pangan (PBP) di seluruh Indonesia.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog M Suyamto sebelumnya mengatakan penyaluran dilakukan setelah terbitnya penugasan resmi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Surat Nomor 170/TS.03.03/K/7/2025 perihal Penugasan Penyaluran Bantuan Pangan Beras Periode Bulan Juni dan Juli Tahun 2025.

 



Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARA 2026