Medan (ANTARA) - Direktur Operasional PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Sunar Basuki mengatakan Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, membuka pasar internasional.
"Kami melihat pelaku usaha di wilayah ini seperti kopi memiliki potensi untuk ekspor," ujar Sunar di Tapanuli Utara, Sumut, Jumat.
Menurutnya, komoditas kopi di wilayah Tapanuli Utara maupun keseluruhan Sumut memiliki daya jual baik dipasarkan ditingkat nasional maupun luar negeri.
Karena, sudah banyak kopi yang ada di wilayah beribu Kota Medan itu yang telah di ekspor seperti ke Amerika Serikat, Prancis, Malaysia, Singapura karena memiliki kualitas yang baik.
"Untuk itu, adanya UMKM yang mengikuti festival tersebut bisa dibantu oleh pihak Kementerian UMKM terkait jaringan pasar internasional," kata dia.
Ia memandang dengan adanya Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Tapanuli Utara itu akan sangat meningkatkan kualitas usaha.
"Apalagi ada pelatihan, bazar, bantu perizinan, literasi keuangan, keuangan, bisnis untuk mengembangkan usaha yang ada di daerah itu," ucapnya.
Di sisi lain, Sunar mengatakan sebanyak 15,8 juta nasabah PNM selama Juni 2025 dengan jumlah pembiayaan yang disalurkan lebih dari Rp45 triliun.
Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro di Tapanuli Utara diikuti 1.200 pelaku usaha. Kegiatan itu merupakan rangkaian 18 di lokasi di seluruh Indonesia yang sebelumnya diselenggarakan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat dan Kabupaten
Pewarta: M. Sahbainy NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.