Aekkanopan (ANTARA) - Pondok Pesantren Tahfidz Azhar Center (PTAC) yang berlokasi di Damulipekan, Kecamatan Kualuhselatan menorehkan prestasi membanggakan. Sebanyak 22 santri angkatan pertamanya berhasil lulus seleksi masuk Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Pencapaian ini menjadi tonggak sejarah tersendiri bagi pesantren yang baru berdiri sekitar enam tahun lalu di bawah asuhan Al Ustadz Al Hafidz HM Ifdarsyam Ritonga Lc MHI. Dikenal sebagai salah satu universitas Islam tertua dan paling bergengsi di dunia, Al Azhar bukanlah kampus yang mudah dimasuki.

"Terima kasih nak, sudah berjuang. Dan hasilnya, Masya Allah tabarakallah, nilai kalian sangat baik, di luar ekspektasi kami," ungkap Ifdarsyam dengan penuh rasa haru saat ditemui pada Jumat malam (27/6/2025). 

Ustadz Ifdarsyam sendiri merupakan alumnus Universitas Al Azhar dan lulusan pascasarjana dari Universitas Islam Negeri (UIN) Medan.

Ia menambahkan, keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan, tetapi sekaligus tantangan untuk angkatan berikutnya. "Alumni pertama PTAC ini adalah pengalaman perdana pesantren membina santri ke kampus impian. Tapi mereka sudah menetapkan standar tinggi bagi adik-adik mereka selanjutnya."

Dari total 25 santri yang mengikuti seleksi, 22 menjalani ujian di PTAC dan dinyatakan lulus semuanya. Sementara tiga lainnya mengikuti seleksi di Pekanbaru Riau, tempat mereka saat ini bermukim. 

Adapun nama-nama santri yang telah dinyatakan lulus di Universitas Al Azhar Kairo, antara lain:

  • Khey Ali Syahputri Lubis
  • Karimah Ma'isyah Sirait
  • Nur Nilam Sari
  • Paradila Sapfitri
  • Eya Fitria Az Zahra
  • Yuni Anggreani Rambe
  • Alfin Rafiqi Hasan
  • Utami Putri Munthe
  • Hasni Dayani
  • Mufidatul Husna Aruan
  • Febry Achma Syahira br. Sagala
  • Nur Sirri Hidayani Pohan
  • As Syifa Salsabila Najwa
  • Asma Nabilah Daulay
  • Muhammad Aidil
  • Nazir Ahmad Al Bukhori
  • Afifah Sakinah Hasibuan
  • Dzakyan Farhan Hudana
  • Indra Pratama
  • Fuad Ardiansya Ritonga
  • Aida Khalisatun Nisa
  • Andre Syahputra Tanjung

Sementara tiga santri yang mengikuti ujian di Pekanbaru adalah Alfin Syahrin, M Ardi Aulia, dan Said Ibnu Ikrom. Pengumuman kelulusan ketiganya masih dinantikan.

Dengan capaian ini, PTAC tidak hanya mencetak hafiz-hafizah, tetapi juga membuka jalan santri untuk bersaing di panggung pendidikan internasional.



Pewarta: Sukardi
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026