Sidikalang (ANTARA) - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Kabanjahe kembali menggelar kegiatan pendampingan berupa Program “Mba Maya” (Membina dan Memberdaya) lewat pelatihan kepemimpinan dan komunikasi. Pelatihan ini dilaksanakan di tiga kecamatan Kabupaten Dairi seperti Sidikalang , Tiga Lingga dan Sumbul, Senin (16/6).
Pelatihan yang diikuti masing-masing 50 ketua kelompok Mekaar di setiap kecamatan bertujuan untuk memperkuat kemampuan para ketua kelompok Mekaar dalam aspek komunikasi interpersonal, kepemimpinan kolaboratif serta peran strategis mereka dalam menjaga kekompakan dan semangat kelompok.
Pimpinan PT.PNM cabang Kabanjahe, Daniel Silitonga dalam pernyataan persnya yang diterima ANTARA Minggu (22/6) menegaskan keberadaan ketua kelompok yang kuat dan berdaya adalah kunci keberhasilan program Mekaar di komunitasnya.
“Kami hadir untuk mendampingi mereka menjadi pemimpin yang tidak hanya mampu memandu, tetapi juga menginspirasi. PT.PNM akan selalu hadir dalam proses mereka bertumbuh,” ucap Daniel.
Kegiatan pendampingan ini kata Daniel merupakan komitmen PT.PNM dalam menciptakan ekosistem pemberdayaan yang menyeluruh, dengan menempatkan perempuan sebagai pusat dari perubahan sosial dan ekonomi di tingkat komunitas. “Materi yang disampaikan berupa pendekatan yang sesuai dengan kondisi dan tantangan yang dihadapi para ketua kelompok di lapangan,” sambungnya .
Dengan adanya pelatihan ini, PT.PNM berharap dapat menciptakan pemimpin-pemimpin lokal yang tidak hanya tangguh secara ekonomi, tetapi juga memiliki peran sosial yang aktif dalam membangun komunitasnya.
