"Sudah bisa dari dua arah, hanya secara bergantian, buka tutup," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun, Ramadhani Purba.
Sistem buka tutup dilakukan sekaitan masih berlangsungnya pembersihan material longsoran tanah berlumpur di jembatan kembar Sidua-dua di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon.
Jembatan itu merupakan lokasi terdampak longsor bukit Bangun Dolok yang terjadi sejak 18 Desember 2018 dan tercatat sedikitnya sudah berulang sebanyak tujuh kali.
Pada peristiwa itu enam kendaraan, dua di antaranya sepeda motor, sewaktu melintas, terkena longsoran material, namun tidak ada korban jiwa.
Saat ini, tim gabungan dari Pemprov Sumut, pemkab Simalungun, kepolisian dan TNI melakukan peninjauan langsung ke sumber longsor di bukit Bangun Dolok.
Pewarta: WaristoEditor : Riza Mulyadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.