Tapanuli Selatan,18/10(Antarasumut)-Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPPTSP) Daerah Tapanuli Selatan mensosialisasikan aplikasi e-ptsp SIPASADA (Sistem Informasi dan Pelayanan Perizinan Satu Pintu Daerah).
Diacara pembukaan sosialisasi hari kedua, Rabu, di Kantor Camat Angkola Timur, Kadis PMPPTSP Tapsel, Ir Abadi Siregar MM sekaligus nara sumber mengatakan, program aplikasi ;ptsp.tapselkab.go.id/SIPASADA itu penting guna peningkatan iklim investasi di wilayah itu.
Kepada puluhan peserta, dia menyebut Aplikasi (ptsp.tapselkab.go.id/SIPASADA) yang baru sudah di launching oleh Bupati Tapsel Syahrul M.Pasaribu bersama Tim Koordinasi Suvervisi Pencegahan (Konsuvgah) Komisi Pencegahan Korupsi (KPK) RI itu bisa diakses dari mana saja sepanjang sinyal baik.
"Aplikasi itu untuk mempermudah bagi pelaku usaha untuk mendapatkan izin dan mempermudah juga tugas dari pada petugas PMPPTSP yang dapat memverifikasi berkas darimana dan dimana dia berada,"sebutnya.
Tujuan lain aplikasi itu guna menghindari adanya pungutan liar, meningkatkan teknologi informasi, pengawasan perizinan dan kerjasama investasi, membuka pengaduan dibidang perizinan, dan sebagai acuan dalam melaksanakan evaluasi kinerja Dinas PMPPTSP Tapsel.
Nara sumber lain Sofyian Adil SP,MM juga Sekretaris Dinas PMPPTSP mengatakan, disamping untuk transparansi dan memperlancar proses perizinan sosialisasi memberikan pemahaman kepada petugas kecamatan, kelurahan dan desa serta pelaku usaha di Tapsel.
"Kita berharap seluruh peserta akan dapat mensosialisasikan kembali aplikasi dengan alamat ; (ptsp.tapselkab.go.id/SIPASADA) kepada publik di wilayahnya masing-masing,"pintanya.
Bahkan kedepan tambahnya, untuk lebih mempermudah pelayanan lainnya e-ptsp SIPASADA akan terintegrasi dengan e-pendapatan, dimana pelaku usaha dalam melakukan transaksi yang lain bisa melalui m-banking.
"Tujuan akhir dari aplikasi ini dimana Pemkab Tapsel menggunakan teknologi informasi (e-government) dalam memberikan mempermudah pelayanan bagi warganya melakukan usaha,"jelasnya.
Ketua panitia Donny Ramadhan Pasaribu melaporkan kegiatan yang melibatkan ratusan peserta itu dibagi tiga zona, dimana zona pertama Selasa (17/10) di wilayah Kecamatan Sayur Matinggi, zona dua Rabu (18/10) Kecamatan Angkola Timur dan terakhir zona 3 Kecamatan Angkola Barat, Kamis (19/10).
Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut PMPPTSP memanfaatkan aula masing-masing kantor Camat tiga zona tersebut agar bisa menampung peserta yang berasal dari perwakilan kecamatan, kepala desa, kelurahan dan pelaku usaha dari 14 Kecamatan se-Tapsel.
