Lubuk Pakam, 18/5 (Antarasumut) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi H Marwan Ja’far SE, SH, BBA, Minggu (17/5) mencanangkan Gerakan Deli Serdang “Berseri” (bersih, sejuk, rindang dan indah).
Pencanangan tersebut dirangkai dengan peringatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke 12 dan Hari Kesatuan Gerak PKK ke 43 dan pencanangan gerakan dusun bangun desa dan desa wisata bunga di halaman Puri PTPN-II Tanjung Morawa.
Pola pembangunan Deli Serdang yang mengandalkan tiga pilar kekuatan masing-masing kemampuan pemerintah yang terbatas ditopang sektor swasta (pengusaha) dan partisipasi masyarakat merupakan senjata yang paling ampuh dalam proses percepatan pembangunan.
Kementerian mengapresiasi inovasi yang dilakukan Pemkab Deli Serdang dan diyakini masyarakat di daerah ini telah mentautkan hati dalam bingkai kegotong royongan yang menjadi spirit untuk membangun daerah, desa-desa dan kampung-kampung.
Pada kesempatan itu, H Marwan Ja’far didampingi Bupati H Ashari Tambunan,Ketua DPRD Deli Serdang Riky Prandana Nasution SE, Wakil Bupati H Zainuddin Mars menyerahkan bantuan sejumlah peralatan gotong royong.
Seperti mesin babat rumput, beko sorong, cangkul, sapu lidi dan ribuan batang pohon pelindung seperti mahoni, bibit buah jambu dan mangga.
Selain itu juga diserahkan surat cinta dari Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi kepada seluruh kepala desa serta penghargaan kepada kader PKK yang mengabdi selama 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun dan akte kelahiran gratis kepada 1.000 anak.
Sementara itu Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan dalam sambutannya memperkenalkan profil Deli Serdang yang memiliki 22 kecamatan, 380 desa serta 14 kelurahan yang letak geografisnya berbatasan dengan Kota Medan sebagai Ibukota Provinsi Sumatera Utara.
Disebutkanya Pemkab Deli Serdang terus berupaya mewujudkan otonomi desa yang kuat sesuai dengan amanah UU No 6 tahun 2014 tentang desa.
Hal ini telah disahuti dimana pada TA 2015 Pemkab Deli Serdang telah mengalokasikan anggaran untuk desa sebesar Rp 162.513.055.962.Dana tersebut berasal dari alokasi dana desa (ADD) sebesar Rp 131.985.865.429 dan bagian dari hasil pajak dan restribusi daerah sebesar Rp 30.527.190.533.
Selain itu, Deli Serdang juga memperoleh dana desa yang bersumber dari APBN sebesar Rp 105.940.761.000. Dari ketiga sumber dana tersebut, maka pada tahun 2015 untuk 380 desa yang tersebar di Deli Serdang akan disalurkan dana sebesar Rp 268.453.816.000.
Dana terbesar yang akan disalurkan untuk satu desa mencapai Rp 2.324.916.000 dan terkecil untuk satu desa Rp 444.291.000, kata bupati.
:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.