Keberhasilan ITM membuat mobil teririt bahan bakar minyak ke-4 tingkat nasional membanggakan dan itu perlu ditingkatkan dengan tetap mengacu pada produk ramah lingkungan, kata Wakil Gubernur Sumut Tengku Erry Nuradi di Medan, Jumat.
Dia mengatakan itu pada acara halalbihalal civitas akademika ITM yang juga dihadiri berbagai kalangan.
Mobil sejenis sedan yang diproduksi mahasiswa jurusan teknik mesin itu hanya menghabiskan satu liter bensin untuk jarak perjalanan sepanjang 130 kilometer (KM).
Wagub Sumut itu berharap akan terus ada temuan dan ciptaan teknologi baru agar bisa menekan impor.
Dia memberi contoh soal kereta api untuk transportasi ke dan dari Bandara Kualanamu yang harus mengimpor dari Korea Selatan.
"Kenapa bangsa Indonesia termasuk ITM tidak memikirkan untuk bisa memproduksi sendiri," katanya.
Prof Dr Ilmi Abdullah berjanji memenuhi harapan Wagub
Rektor ITM,
untuk terus meningkatkan teknologi dengan ramah lingkungan.
"Langkah itu sudah mulai dan terus dijalankan ITM. Buktinya banyak temuan dan ciptaan yang sarat dengan teknologi terbaru," katanya.
Dia juga menegaskan bahwa ITM juga fokus pada penggunaan teknologi ramah lingkungan.
Seperti temuan mobil irit BBM itu yang otomatis ramah lingkungan karena pembakaran BBM-nya sedikit.
Keseriusan ITM untuk meningkatkan teknologi juga ditunjukkan dengan
Teknologi Mineral dengan Jurusan Teknik Pertambangan dan
membuka Fakultas
Teknik Geologi yang masih belum banyak dimiliki
Indonesia.***4*** (T.E016/B/Z. Abdullah/Z. Abdullah) 30-08-2013 23:35:55
Pewarta: Evalisa Siregar:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.