Sebanyak 390 mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) Angkatan 2020 diberangkatkan untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2023 ini ke berbagai lokasi.

Pelepasan mahasiswa KKN langsung dilakukan Wakil Rektor 1 UMSU Prof. Dr. Muhammad Arifin, SH, M.Hum dalam acara seremonial secara daring dengan zoom meeting dan diikuti para mahasiswa, pimpinan fakultas, pimipinan program studi, dan dosen pembimbing lapangan, Rabu (16/8).

WR 1 dalam arahan dan bimbingannya menyampaikan bahwa KKN merupakan kewajiban bagi mahasiswa karena termasuk salah satu mata kuliah yang ada di kurikulum masing-masing program studi. Karena kegiatan KKN langsung bersentuhan dengan masyarakat, diminta agar mahasiswa mampu bersosialisasi dan beradaptasi dengan tetap menjaga sikap, etika, dan sopan santun.

“Manfaatkanlah kesempatan KKN ini untuk benar-benar memahami kondisi masyarakat. Sebisa mungkin terapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan. Bergaullah, bersosialisasilah, yakinlah semua pasti ada manfaatnya. Jaga nama baik kampus kita,” ujarnya sembari secara resmi melepas para mahasiswa untuk melakukan KKN di lokasi masing-masing.

Wakil Dekan 1 FISIP Dr. Abrar Adhani M.IKom dalam pengantarnya menyampaikan bahwa tahun ini sebanyak 390 mahasiswa FISIP UMSU mendaftar menjadi peserta KKN. Mereka berasal dari tiga program studi, yakni Kesejahteraan Sosial (Akreditasi Unggul), Ilmu Komunikasi (Akreditasi Unggul), dan Ilmu Administrasi Publik (Akreditasi A). 

“KKN reguler tahun ini namanya KKN Mandiri di mana mahasiswa boleh memilih sendiri lokasinya, boleh juga berkolaborasi berkelompok antar prodi yang ada di FISIP. Proses kegiatan KKN dari pendaftaran, pelaksanaan di lapangan, hingga penyampaian laporan akhir sudah dimulai dari pertengahan Agustus ini hingga nantinya akhir September 2023 ,” jelasnya.

Menurut Abrar, lokasi yang menjadi tempat KKN mahasiswa FISIP UMSU tahun ini ada di berbagai kabupaten/kota. Semua lokasi itu pilihan dari masing-masing mahasiswa. “Ada di Kabupaten Mandailing Natal, ada di Serdang Bedagai, ada di Langkat dan Binjai. Ada juga di kota Medan dan di beberapa tempat di Provinsi Aceh,” jelasnya.

Sebelumnya, dalam sambutannya Dekan FISIP Dr. Arifin Saleh, MSP menyampaikan kegiatan KKN tahun ini juga akan mendukung kurikulum KKNI dan Kurikulum berbasis OBE atau Outcome Based Education yang ada di prodi dan tentu juga akan sejalan dengan hakekat dari program merdeka belajar kampus merdeka.  Setelah melakukan KKN, para mahasiswa diwajibkan menghasilkan empat luaran, yakni laporan dengan tema sesuai keilmuan atau prodinya,  dokumentasi, video kegiatan yang diunggah di medsos, dan naskah karya ilmiah untuk jurnal.

“Silakan melakukan KKN dengan riang gembira. Ikuti ketentuan yang sudah ada.  Minta arahan dan bimbingan dari dosen DPL masing-masing.  Jadilah duta lembaga yang baik.  Jaga nama baik prodi, fakultas, dan universitas,” kata Arifin. 

Pewarta: Rel

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2023