Romelu Lukaku mengaku sempat tidak percaya ketika tim nasional Belgia kebobolan lebih dulu saat melawan Wales dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa Grup E yang berakhir mereka menangi 3-1 di Stadion Den Dreef, Leuven, Belgia, Rabu (Kamis WIB).

Tampil menekan sejak awal, gawang Belgia malah kebobolan pada menit ke-10 lewat Harry Wilson yang mengakhiri serangan balik cepat Wales.

Namun, Belgia mampu bangkit melalui gol-gol Kevin de Bruyne dan Thorgan Hazard sebelum Lukaku mengkonversi tendangan penalti demi melengkapi kemenangan 3-1.

Baca juga: Gareth Bale tidak berencana permanenkan kontrak di Tottenham

"Ketika gol pertama melesak ke gawang kami, saya berpikir: 'Ini tidak nyata'. Kami harus melihat kembali ke fase itu," kata Lukaku selepas laga kepada stasiun televisi VTM sebagaimana dilansir laman resmi UEFA.

"Namun kemudian Kevin mencetak gol indah, disusul Thorgan. Yang terpenting adalah kami menang dengan cara menyerang. Kami harus menjaga pola pikir ini," ujarnya menambahkan.

Reaksi para pemain Belgia setelah kebobolan menuai pujian dari pelatih kepala Roberto Martinez yang puas Pasukan Setan Merah mampu memperlihatkan kekuatan karakter mereka.

"Ini laga sempurna bagi Wales, mereka mencetak gol dari peluang pertamanya. Mereka memperlihatkan kualitasnya," kata Martinez.

"Tapi saya sangat senang dengan reaksi tim kami dan karakter yang diperlihatkan. Hari ini kami tumbuh bersama-sama sebagai sebuah tim. Setelah unggul kami menguasai pertandingan dan terus menjaga konsentrasi," ujarnya menambahkan.

Hasil itu menjadi momen pembalasan kecil bagi Belgia yang kalah 1-3 lawan Wales di perempat final EURO 2016.

Kendati menang, Belgia berada di posisi kedua klasemen Grup E di bawah Republik Ceko yang menang telak 6-2 atas Estonia dalam pertandingan lain.

Belgia selanjutnya akan bertolak ke Praha, menghadapi Ceko di Stadion Sinobo, Sabtu (27/3).
 

Pewarta: Gilang Galiartha

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2021