Presiden Joko Widodo membeli seekor sapi buat kurban Idul Adha tahun 2019 atau 1440 Hijriah berjenis Peranakan Ongole (PO) seberat 1.020 kilogram dan berusia 4,5 tahun dari peternak sapi Rustam, warga Desa Batu Malenggang Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. 

Hal itu disampaikan drh Chalikul Bahri dan drh Ashadi Mazlan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat, di Stabat, Kamis.

Adapun sapi yang dibeli Presiden ini nantinya akan diserahkan kepada panitia kurban Masjid Agung Medan, selanjutnya disembelih dan dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat luas.

Chalikul menyampaikan proses pembelian sapi milik Rustam yang berjenis PO ini dimulai dari beberapa tahapan sejak bulan Mei 2019 dilakukan survei, lalu dikirimkan datanya ke provinsi dan pusat yaitu Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian di Jakarta.

Setelah ada persetujuan lalu dilakukan pemeriksaan fisik oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara dan Balai Veteriner Medan dibantu dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat.

Akhirnya, pada Rabu (17/7) sapi tersebut pun dibeli melalui Staf Sekretaris Pribadi Presiden Joko Widodo dan diserahkan sementara perawatannya kepada drh Muhamin Damanik selaku KPUT Kesmavet Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumatera Utara.

Sementara Ashadi Mazlan mengungkapkan, ini merupakan kebanggaan tersendiri baik bagi Rustam maupun Pemerintah Kabupaten Langkat, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat.      

Mazlan juga menjelaskan sapi kurban yang dibeli ini dibuktikan dengan surat keterangan kesehatan hewan dari dokter hewan berwenang, dan usia ternak kurban tersebut sudah di atas dua tahun. 

"Dalam hal ini malah sapi kurban milik Rustam ini telah berusia 4,5 tahun yang dibuktikan dengan bergantinya empat pasang gigi susu menjadi gigi seri permanen," katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Langkat Nasiruddin yang ditemui menyampaikan terma kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah membeli sapi berbobot 1.020 kilogram milik peternak Langkat untuk murban tahun ini.

"Ini akan menjadi dorongan semangat bagi peternak Langkat untuk memelihara dan mengembangkan sapi jantan unggul dengan bobot di atas rata-rata," katanya.  

Baca juga: Merasa ditipu, keluarga korban pabrik mancis di Langkat tolak bantuan

Baca juga: Merasa ditipu, keluarga korban pabrik mancis di Langkat tolak bantuan

Baca juga: Sekda Langkat : Kadishub harus peka dengan "tupoksinya"
 

Pewarta: H.Imam Fauzi

Editor : Akung


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2019