Aekkanopan, 28/10 (Antarasumut) - Pemuda adalah harapan bangsa si masa mendatang. Karena itu perhatian terhadap pemuda harus ditingkatkan agar jangan sampai generasi penerus estafet perjalanan bangsa ini rusak.

Hal itu diutarakan al ustadz Drs H Aminurrasyid Aruan saat menjasi khatib sholat Jumat di Mesjid Raya Aekkanopan, Jumat. "Apabila pemuda sudah rusak, maka bangsa kita akan hancur," katanya di hadapan ratusan jamaah.

Lebih lanjut Ketua Forum Komunikasi antar Umat Beragama (FKUB) Labura itu mengharapkan Peringatan Sumpah Pemuda ke-88 ini dapat menjadi momentum untuk lebih memperhatikan persoalan pemuda. Ancaman narkoba merupakan salah satu hal yang sedang dihadapi pemuda sekarang.

Ditambahkannya, banyak contoh dan bukti sejarah yang menunjukkan pemuda merupakan pembawa perubahan. Dalam sejarah diceritakan bagaimana Nabi Ibrahim, Nabi Yusuf dan Nabi Muhammad yang berdakwah dalam usia muda.

Indonesia juga lahir dari perjuangan para pemuda seperti peristiwa Soempah Pemoeda pada 28 Oktober 1928 lalu. Jadi menurutnya pemuda merupakan harapan untuk kebaikan di masa yang akan datang.

Pemuda yang diharapkan, tambahnya adalah pemuda yang bertakwa yaitu takut kepada Allah sehingga tidak akan berbuat maksiat seperti dicontohkan Nabi Yusuf saat diajak melakukan hal terlarang.

Kemudian, ditambahkannya, pemuda yang bisa menunjukkan karya sendiri yang positif, bukan bangga atas hal lain seperti kedudukan orang tuanya.

Pewarta: Sukardi

Editor : Juraidi


COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2016