Medan, 21/2 (Antara) - Dinas Koperasi dan UKM Sumatera Utara menyatakan koperasi di daerah itu siap menjadi yang pertama sebagai distributor pupuk bersubsidi pascakebijakan Pemerintah mempercayakan penyaluran pupuk mulai tahun ini bisa ditangani koperasi.
"Sudah ada koperasi di Sumut yang dinilai mampu menjadi distributor pupuk bersubsidi. Gubernur H Gatot Pujo Nugroho sudah melaporkan ke Menkop dan UKM AA Gusti Ngurah Puspayoga," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, M Zein Siregar di Medan, Sabtu.
Dia tidak menyebutkan nama koperasinya dengan alasan tidak ingat persis.
Tetapi disebutkan, koperasi itu beroperasi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei)
"Berdasarkan catatan dan pantauan, koperasi itu memang cukup maju. Sudah memiliki gudang dan truk angkutannya," ujarnya.
Diharapkan, "launching" koperasi di Sergei sebagai distributor pupuk bersubsidi itu bisa dilakukan pada Maret seperti yang diharapkan Menkop dan UKM saat berada di Medan 19-21 Februari.
Koperasi itu diharapkan bisa menjadi distributor pupuk bersubsidi di wilayah Sergei yang tentunya penyalurannnya disesuikan dengan rencana defenitif kelompok kerja (RDKK).
M Zein menegaskan, meski perkembangan koperasi di Sumut tidak signifikan, tetapi kualitasnya semakin membaik.
Dari 12.000-an unit koperasi, sekitar 30 persen sudah berkualitas.
"Meski jumlah koperasi berkualitas semakin bertambah, tetapi perlu terus pembinaan untuk jumlahnya semakin bertambah dan bagus dan itu perlu dukungan Pemerintah Pusat," katanya.
Menkop dan UKM, AA Ngurah Puspoyoga sebelumnya mengakui secara bertahap, penyaluran pupuk bersubsidi akan diserahkan ke badan usaha koperasi.
Penyerahan tugas penyaluran pupuk ke koperasi itu merupakan desakan dari koperasi di berbagai daerah dan Pemerintah mengabulkannya.
"Tentunya langkah itu harus berhasil sehingga dinilai perlu dilakukan secara perlahan atau bertahap. Untuk yang pertama sebagai percontohan, diharapkan koperasi dari Sumut," katanya.
Menteri Koperasi dan UKM itu menegaskan, selain melihat kemampuan koperasi, penyaluran pupuk oleh usaha koperasi itu bertujuan agar mempercepat kesejahteraan rakyat..
Kesejahteraan yang cepat karena keuntungan koperasi dibagi ke semua anggota. ***3***
(T.E016/B/F.C. Kuen/F.C. Kuen)
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015
"Sudah ada koperasi di Sumut yang dinilai mampu menjadi distributor pupuk bersubsidi. Gubernur H Gatot Pujo Nugroho sudah melaporkan ke Menkop dan UKM AA Gusti Ngurah Puspayoga," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut, M Zein Siregar di Medan, Sabtu.
Dia tidak menyebutkan nama koperasinya dengan alasan tidak ingat persis.
Tetapi disebutkan, koperasi itu beroperasi di wilayah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergei)
"Berdasarkan catatan dan pantauan, koperasi itu memang cukup maju. Sudah memiliki gudang dan truk angkutannya," ujarnya.
Diharapkan, "launching" koperasi di Sergei sebagai distributor pupuk bersubsidi itu bisa dilakukan pada Maret seperti yang diharapkan Menkop dan UKM saat berada di Medan 19-21 Februari.
Koperasi itu diharapkan bisa menjadi distributor pupuk bersubsidi di wilayah Sergei yang tentunya penyalurannnya disesuikan dengan rencana defenitif kelompok kerja (RDKK).
M Zein menegaskan, meski perkembangan koperasi di Sumut tidak signifikan, tetapi kualitasnya semakin membaik.
Dari 12.000-an unit koperasi, sekitar 30 persen sudah berkualitas.
"Meski jumlah koperasi berkualitas semakin bertambah, tetapi perlu terus pembinaan untuk jumlahnya semakin bertambah dan bagus dan itu perlu dukungan Pemerintah Pusat," katanya.
Menkop dan UKM, AA Ngurah Puspoyoga sebelumnya mengakui secara bertahap, penyaluran pupuk bersubsidi akan diserahkan ke badan usaha koperasi.
Penyerahan tugas penyaluran pupuk ke koperasi itu merupakan desakan dari koperasi di berbagai daerah dan Pemerintah mengabulkannya.
"Tentunya langkah itu harus berhasil sehingga dinilai perlu dilakukan secara perlahan atau bertahap. Untuk yang pertama sebagai percontohan, diharapkan koperasi dari Sumut," katanya.
Menteri Koperasi dan UKM itu menegaskan, selain melihat kemampuan koperasi, penyaluran pupuk oleh usaha koperasi itu bertujuan agar mempercepat kesejahteraan rakyat..
Kesejahteraan yang cepat karena keuntungan koperasi dibagi ke semua anggota. ***3***
(T.E016/B/F.C. Kuen/F.C. Kuen)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2015