Oleh Juraidi
Sei Rampah, 4/5 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus melakukan berbagai persiapan dalam upaya menghadapi pasar besar atau Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun
2015.
Kabag Humas Pemkab Sergai
Indah Dwi Kumala yang dihubungi Minggu mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menghadapi pasar bebas ASEAN tersebut
diantaranya dengan meningkatkan pengetahuan jajaran pemerintah daerah setempat tentang sistem perdagangan.
Untuk peningkatan pengetahuan tersebut, pihaknya telah melakukan MoU dengan Universitas Negeri Medan (Unimed) yang memang banyak memiliki tenaga ahli yang menguasai tentang sistem perdagangan.
"MoU antara Pemkab Sergai dengan Unimed telah dilakukan Jumat (2/5)
di Kampus Unimed.
Ia mengatakan menyongsong era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 mendatang yang juga berarti dimulainya pasar bebas di negara ASEAN.
Hal ini tentunya akan membawa dampak bagi masyarakat untuk semakin konsumtif, sehingga berakibat pada banyaknya barang yang beredar
luas.
Ketergantungan terhadap produk impor dan jumlah pengangguran secara langsung akan meningkat karena kurangnya sumber daya manusia lokal.
"Untuk itu kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan pengetahuan sistem perdagangan.Untuk itu peran Unimed tentunya sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan pengetahuan jajaran Pemkab Sergai
akan pasar pasar," katanya.
Dengan kerja sama tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan melalui kegiatan pendidikan dan penelitian kepada masyarakat yang mendukung program pembangunan dibidang sosial, ekonomi dan pendidikan.
Demikian juga dibidang sain dan tekhnologi, seni budaya dan kerajinan
serta pengembangan pariwisata.
"Kita sebagai bagian dari negara Asean harus mempunyai SDM
berkualitas, inovatif dan kreatif sehingga dapat menghasilkan produk
yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,"
katanya. (KR-JRD)
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2014
Sei Rampah, 4/5 (Antara) - Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) terus melakukan berbagai persiapan dalam upaya menghadapi pasar besar atau Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun
2015.
Kabag Humas Pemkab Sergai
Indah Dwi Kumala yang dihubungi Minggu mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan untuk menghadapi pasar bebas ASEAN tersebut
diantaranya dengan meningkatkan pengetahuan jajaran pemerintah daerah setempat tentang sistem perdagangan.
Untuk peningkatan pengetahuan tersebut, pihaknya telah melakukan MoU dengan Universitas Negeri Medan (Unimed) yang memang banyak memiliki tenaga ahli yang menguasai tentang sistem perdagangan.
"MoU antara Pemkab Sergai dengan Unimed telah dilakukan Jumat (2/5)
di Kampus Unimed.
Ia mengatakan menyongsong era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) tahun 2015 mendatang yang juga berarti dimulainya pasar bebas di negara ASEAN.
Hal ini tentunya akan membawa dampak bagi masyarakat untuk semakin konsumtif, sehingga berakibat pada banyaknya barang yang beredar
luas.
Ketergantungan terhadap produk impor dan jumlah pengangguran secara langsung akan meningkat karena kurangnya sumber daya manusia lokal.
"Untuk itu kita harus mempersiapkan diri dengan meningkatkan pengetahuan sistem perdagangan.Untuk itu peran Unimed tentunya sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan pengetahuan jajaran Pemkab Sergai
akan pasar pasar," katanya.
Dengan kerja sama tersebut, lanjut dia, diharapkan dapat mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan melalui kegiatan pendidikan dan penelitian kepada masyarakat yang mendukung program pembangunan dibidang sosial, ekonomi dan pendidikan.
Demikian juga dibidang sain dan tekhnologi, seni budaya dan kerajinan
serta pengembangan pariwisata.
"Kita sebagai bagian dari negara Asean harus mempunyai SDM
berkualitas, inovatif dan kreatif sehingga dapat menghasilkan produk
yang dapat bersaing di pasar nasional maupun internasional,"
katanya. (KR-JRD)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2014