Langkat, Sumut, 14/5 (Antara) - Dinas Pertanian Kabupaten Langkat, Sumatera Utara membutuhkan 2.457 pompa air untuk diberikan kepada berbagai kelompok tani guna mendukung ketahanan pangan.
"Kebutuhan pompa air ini dalam rangka mengatasi bila terjadi musim kemarau di lahan pertanian petani," kata Kepala Dinas Pertanian Langkat, Basrah Daulay di Stabat, Selasa.
Menurut dia kebutuhan akan pompa air ini sangat dibutuhkan petani, karena kondisi alam dan cuaca yang tidak menentu.
Basrah menjelaskan bahwa kebutuhan pompa air pertanian untuk Langkat sekitar 3.000 unit sementara yang ada sekarang ini baru 543 pompa air.
"Jadi masih kurang lagi sekitar 2.457 pompa air, untuk kebutuhan kelompok tani yang ada. Selain kebutuhan pompa air, petani Langkat juga masih membutuhkan traktor tangan sekitar 898 unit.
Kebutuhan ini didasarkan kepada keinginan petani yang begitu besar untuk menyukseskan program pemerintah khususnya di bidang pertanian.
Dia menambahkan petani juga membutuhkan power threser (mesin perontok padi) dimana masih dibutuhkan 829 unit lagi dari jumlah kebutuhan 1.500 power threser.
"Sedangkan untuk corn sheller (mesin perontok jagung) kita butuhkan sekitar 773 unit lagi dari yang ada sekarang ini 900 corn sheller,"katanya.
Kebutuhan akan mesin pertanian tersebut kata Basrah, dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, peningkatan intensitas pertanaman, perluasan areal persawahan serta meningkatkan nilai tukar petani.***3*** Budi Suyanto
(T.KR-IFZ/C/B. Suyanto/B. Suyanto)
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013
"Kebutuhan pompa air ini dalam rangka mengatasi bila terjadi musim kemarau di lahan pertanian petani," kata Kepala Dinas Pertanian Langkat, Basrah Daulay di Stabat, Selasa.
Menurut dia kebutuhan akan pompa air ini sangat dibutuhkan petani, karena kondisi alam dan cuaca yang tidak menentu.
Basrah menjelaskan bahwa kebutuhan pompa air pertanian untuk Langkat sekitar 3.000 unit sementara yang ada sekarang ini baru 543 pompa air.
"Jadi masih kurang lagi sekitar 2.457 pompa air, untuk kebutuhan kelompok tani yang ada. Selain kebutuhan pompa air, petani Langkat juga masih membutuhkan traktor tangan sekitar 898 unit.
Kebutuhan ini didasarkan kepada keinginan petani yang begitu besar untuk menyukseskan program pemerintah khususnya di bidang pertanian.
Dia menambahkan petani juga membutuhkan power threser (mesin perontok padi) dimana masih dibutuhkan 829 unit lagi dari jumlah kebutuhan 1.500 power threser.
"Sedangkan untuk corn sheller (mesin perontok jagung) kita butuhkan sekitar 773 unit lagi dari yang ada sekarang ini 900 corn sheller,"katanya.
Kebutuhan akan mesin pertanian tersebut kata Basrah, dalam rangka peningkatan produksi dan produktivitas pertanian, peningkatan intensitas pertanaman, perluasan areal persawahan serta meningkatkan nilai tukar petani.***3*** Budi Suyanto
(T.KR-IFZ/C/B. Suyanto/B. Suyanto)
Editor :
COPYRIGHT © ANTARA News Sumatera Utara 2013