Selasa, 17 Oktober 2017

Peningkatan Pendidikan di Padangsidimpuan Semakin Baik

| 148 Views
id Khoiruddin, Berharap Peningkatan Pendidikan, di Padangsidimpuan Semakin Baik
Peningkatan Pendidikan di Padangsidimpuan Semakin Baik
Tokoh Pendidikan Kota Padangsidimpuan, H Khoiruddin Nasution, S.E, M.SP. (antarasumut/Khairul Arief)
Dari hasil rapat bersama DPRD dan Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, dalam hal evaluasi dan pengawasan, hampir 50% mobiler untuk proses belajar mengajar di kota Padangsidimpuan itu sudah tidak mendukung alias kondisi rusak atau tidak baik
Padangsidimpuan, 12/10 (Antarasumut)- Peningkatan dari sektor pendidikan Pemkot Padangsidimpuan sudah seharusnya semakin maju, mengingat visi misi sehat, maju, sejahtera menjadi gaung terdepan dalam memajukan Kota Padangsidimpuan semakin baik.

Tokoh Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Khoiruddin Nasution, S.E, M.SP, kepada ANTARA, Kamis, mengatakan, perhatian Pemko Padangsidimpuan terhadap sektor pendidikan masih rendah saya nilai, ini refresentarif serius khususnya pada Dinas Pendidikan dalam hal mencermati pelayanan dan peningkatan pendidikan untuk Kota Padangsidimpuan saya nilai masih kurang baik, jika dipresentasi hanya pada angka 50 persen tidak lebih.

Sangat di sayangkan, saya nilai kepala daerah, Pemkot Padangsidimpuan dalam hal ini Bapak Andar Amin Harahap, harus secepatnya mengevaluasi Kepala Dinas Pendidikan setempat agar peningkatan kwalitas, prasana dan mutu pendidikan di Kota Padangsidimpuan semakin maju dan baik, ucapnya.

Besar harapan saya, baku mutu pendidikan sesuai arahan juklak dan juklis dari negara dalam hal ini Kementrian Pendidikan Republik Indonesia, agar diterapkan sepenuhnya oleh Dinas Pendidikan, itu harus, katanya.

Dari hasil rapat bersama DPRD dan Dinas Pendidikan Padangsidimpuan, dalam hal evaluasi dan pengawasan, hampir 50% mobiler untuk proses belajar mengajar di kota Padangsidimpuan itu sudah tidak mendukung alias kondisi rusak atau tidak baik, terangnya.

H Khoiruddin Nasution, yang merupakan calon Doktor (S3) dalam study kelayakan pembangunan disalah satu universitas terkemuka di Medan, menegaskan, ini harus menjadi perhatian yang serius jika Kota Padangsidimpuan masih dianggap sebagai Kota Pendidikan.

Jujur saya miris, melihat pemberitaan media beberapa waktu lalu, saya baca ada sejumlah pelajar, mulai tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga SMP, SMA atau SMK terjaring dalam operasi kasih sayang, pelajar itu terjaring pada jam aktif pelajaran, yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas terkait, jujur saya miris.

Apa lagi ada pelajar disalah satu SD di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua itu juga ikut terjaring operasi kasih sayang, sehingga saya melihat selaku tokoh pendidikan Kota Padangsidimpuan yang diamanahkan kepada saya resmi dari Pemkot Padangsidimpuan berharap kwalitas mutu pendidikan dan sarana dan prasana pendidikan harus lebih diperbaiki, harus ditingkatkan, tegasnya.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017