Jumat, 20 Oktober 2017

PT. TPL Gandeng Taman Eden Kembangkan Andaliman

| 926 Views
id Berita sumut, tpl, berita tapsel
PT. TPL Gandeng Taman Eden Kembangkan Andaliman
Ilustrasi (Wikipedia)
Tapanuli Selatan,18/6(Antarasumut)- PT.Toba Pulp Lestari (TPL) menggandeng Taman Eden 100 Andaliman untuk pengembangan bibit Andaliman di wilayah Tapanuli.

Dalam keterangan Persnya diterima di Tapanuli Selatan, Sabtu, Direksi PT TPL Mulia Nauli menjelaskan pengembangan bibit Andaliman bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Sebelumnya TPL sudah memulai membibitkan Andaliman di pusat pembibitan perusahan, sekarang bekerjasama Taman Eden 100 untuk pembibitan Andaliman harapan akan dibudayakan masyarakat,"katanya.

Dia mengatakan program tersebut bisa berkelanjutan bahkan TPL sendiri siap menginisiasi pelatihan bagi petani untuk membuat andaliman kedalam bentuk bubuk / serbuk sehingga memiliki kualitas untuk dipasarkan di luar negeri,“sebutnya.

Sebagai bentuk kerjasama TPL dengan Taman Eden 100 telah membangun pusat pembibitan (nursery) di taman eden, berupa pembangunan gedung pertemuan, dan bantuan pipanisasi sepanjang 3,7 KM.

Menurut Marandus Sirait pengelola Taman Eden 100, Andaliman merupakan tanaman lokal di wilayah tapanuli yang kerap digunakan sebagai bumbu masak khas suku batak.

Sayangnya saat ini tumbuhan Andaliman tidak lagi tumbuh dengan baik di wilayah itu berhubung kurangnya pemahaman yang kurangnya masyarakat untuk merawatnya.

"Oleh karenanya dengan kehadiran TPL Taman Eden 100 menyambut baik agar bagaimana Andaliman di awal tahun 2017 yang saat ini telah membina 100 masyarakat di 8 kelompok tani yang ada di kabupaten Toba Samosir bisa jaya kembali,"sebutnya.

Lokasi yang cukup berpotensi untuk dikembangkannya bibit Andaliman tersebut seperti di Kabupaten Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Toba Samosir.

“TPL sudah memilih sekitar 20 ribu bibit yang bagus untuk masyarakat untuk dikembangkan di Taman Eden 100 sehingga nantinya hasilnya juga akan bagus” terangnya.

Marundus mengatakan harga jual Andaliman bisa mencapai Rp 500 ribu per kilogram-nya, "jadi sayang apabila prospek itu tidak di manfaatkan dengan baik,“tandasnya.

Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017