Senin, 26 Juni 2017

PerbankanBuka Loket Keliling

| 431 Views
id Pematangsiantar, Lima Bank, Wilayah Pematangsiantar, Loket Keliling, Pecahan Uang, Lebaran 1438 Hijriyah, Parkir Pariwisata
PerbankanBuka Loket Keliling
Pematangsiantar, 12/6 - PECAHAN BARU. Seorang warga memperlihatkan uang pecahan baru yang ditukarkan di loket keliling perbankan di lapangan parkir pariwisata Kota Pematangsiantar, Senin. Loket keliling penukaran uang pecahan untuk kebutuhan Lebaran dibuka lima hari, 12-16 Juni 2017. (Foto Antarasum
     Pematangsiantar, 12/6 (Antarasumut) - Sejumlah perbankan di Kota Pematangsiantar, Senin, membuka loket keliling penukaran uang di lapangan parkir pariwisata, Jalan Merdeka, untuk melayani kebutuhan masyarakat memperoleh uang pecahan menjelang Lebaran 1438 Hijriyah.
     Loket keliling Bank Indonesia, BNI, BRI, Mandiri dan Bank Sumut itu langsung direspon warga setempat yang membutuhkan uang pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000.
     Di lokasi sejumlah aparat kepolisian berjaga-jaga untuk keamanan dan kenyamanan, sehingga antrean warga berlangsung tertib dan proses penukaran berjalan lancar.
     Seorang ibu, Yuni (35), warga Kecamatan Siantar Barat mengatakan, penukaran uang pecahan sudah menjadi kebutuhan pendukung dalam merayakan Idul Fitri.
     "Apalagi uangnya baru, sehingga anak dan saudara lainnya yang menerima pemberian gembira," katanya.
     Kepala BI Perwakilan Pematangsiantar, Elly Tjan mengatakan, BI sebagai bank sentral dan 15 perbankan lainnya di Pematangsiantar melayani penukaran uang pecahan layak edar selama lima hari, 12-16 Juni 2017.
     Untuk memudahkan jangkauan masyarakat yang membutuhkan, BI dan sejumlah bank lainnya membuka layanan loket keliling di tempat terbuka atau lokasi umum, yakni lapangan parkir pariwisata.
     BI Pematangsiantar kata Elly Tjan, pada tahun 2017 mengalokasikan dana Rp903,8 miliar untuk penukaran uang pecahan wilayah Kota Pematangsiantar.
     Sedangkan total keseluruhan dana untuk delapan wilayah kerja BI Pematangsiantar, yakni Pematangsiantar, Simalungun, Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Tanjung Balai, Asahan dan Batubara, mencapai Rp2,5 triliun.

Editor : Juraidi

COPYRIGHT © ANTARASUMUT 2017